Hanura Siap Luncurkan Logo Baru dengan Simbol Kepala Singa yang Menarik

Partai Hanura tengah mempersiapkan peluncuran logo barunya yang menampilkan simbol kepala singa, dijadwalkan berlangsung pada tahun depan. Sejumlah wilayah berpotensi dijadikan lokasi untuk acara ini, termasuk Provinsi Kalimantan Barat, yang dikenal sebagai salah satu basis suara partai tersebut.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Hanura, Patrice Rio Capella, menyatakan bahwa lokasi pasti peluncuran logo baru ini masih menunggu keputusan dari Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta (Oso). Dia menyebutkan bahwa Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi salah satu kandidat yang kuat untuk menjadi tuan rumah acara tersebut.
“Berbagai daerah telah menyatakan ketertarikan untuk menjadi tempat peluncuran logo baru partai. Semua usulan yang masuk akan kami sampaikan kepada ketua umum. Pertimbangan akhir ada di tangan ketua umum,” ungkap Rio setelah menghadiri rapat dan konsolidasi Tim Task Force Hanura dengan DPD dan DPC se-Provinsi Kalbar di Pontianak, pada hari Minggu, 27 September 2026.
Rio menambahkan, peluncuran logo baru Hanura direncanakan akan dilaksanakan setelah proses pembentukan dan pelantikan pengurus di tingkat kecamatan atau Pimpinan Anak Cabang (PAC) selesai sepenuhnya.
“Setiap daerah memiliki peluang yang sama untuk menjadi tuan rumah peluncuran logo baru ini. Bisa di Pontianak, Jakarta, atau provinsi lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rio menjelaskan bahwa kedatangannya bersama pengurus Tim Task Force DPP ke Provinsi Kalbar juga bertujuan untuk memeriksa kesiapan struktur dan mesin politik partai dalam menghadapi Pemilu 2029. Dari hasil konsolidasi yang dilakukan, dia menyatakan bahwa mesin politik Hanura di Provinsi Kalbar sudah aktif dan berjalan dengan baik.
“Hari ini, kami memastikan bahwa mesin politik Hanura di Kalbar sudah berfungsi, sudah aktif. Selanjutnya, kami akan memperkuatnya untuk menyongsong tahapan Pemilu,” tegasnya.
Ketua Tim Task Force Hanura tersebut juga menambahkan bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi signifikan untuk menyumbangkan kursi di DPR pada Pemilu 2029 mendatang. Rio optimis bahwa Hanura dapat meraih dua kursi DPR dalam pemilu yang akan datang.
“Kami menargetkan minimal dua kursi DPRD, karena Provinsi Kalbar merupakan salah satu basis suara Hanura. Program dan struktur partai di sini sudah terorganisasi dengan baik,” jelasnya.
Rio mengungkapkan bahwa konsolidasi yang dilakukan di Kalbar merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh DPP Hanura terhadap kondisi organisasi partai di berbagai daerah. Pada Pemilu 2024, Hanura meraih jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terbanyak kedua setelah PPP, meskipun tidak berhasil mengonversinya menjadi suara nasional di tingkat DPR.




