berita

Pemeriksaan Saksi Pelapor dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo oleh Polisi

Proses penanganan laporan dugaan kekerasan seksual di Gorontalo kini telah memasuki tahap penting, yakni pemeriksaan saksi pelapor.

Saksi yang mengajukan laporan tersebut telah menjalani pemeriksaan di Polda Gorontalo pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan keterangan terkait laporan tindak pidana yang sebelumnya telah disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Dalam proses pemeriksaan, saksi didampingi oleh tim penasihat hukum. Berbagai informasi dan keterangan disampaikan kepada penyidik untuk memperdalam pengusutan terhadap laporan yang telah diajukan.

Kuasa hukum saksi, Igor K. Sowikromo, menjelaskan bahwa keterangan saksi mencakup kronologi hubungan antara pelapor dan terlapor. Termasuk di dalamnya adalah informasi mengenai adanya pernikahan siri serta sejumlah insiden yang dinilai terjadi dalam hubungan mereka.

Selain keterangan dari saksi, tim kuasa hukum juga mengungkapkan bahwa mereka memiliki beberapa bukti pendukung yang relevan dengan kasus ini. Salah satu bukti tersebut adalah rekaman video yang akan diserahkan kepada penyidik sebagai bagian dari proses pembuktian.

Igor berharap seluruh bukti dan keterangan yang telah disampaikan dapat membantu penyidik dalam melakukan pendalaman yang menyeluruh, profesional, dan objektif.

“Yang terpenting bagi kami adalah agar semua fakta dapat diperiksa dengan terang dan objektif. Kami menghormati proses hukum ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk menilai baik keterangan maupun alat bukti yang kami ajukan,” ujar Igor dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 3 September 2026.

Setelah pemeriksaan saksi pelapor, kuasa hukum berharap agar penyidik segera mengambil langkah hukum selanjutnya, termasuk memanggil dan meminta keterangan dari pihak yang dilaporkan.

Menurut kuasa hukum, pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat sangat penting agar perkara dapat dipahami secara menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan keterangan dari satu sisi.

“Kami berharap proses ini dapat berjalan seimbang. Semua pihak berhak memberikan keterangan dan menyampaikan bukti. Oleh karena itu, kami mendorong agar pihak terlapor juga segera dipanggil untuk memberikan penjelasan kepada penyidik,” katanya.

Di sisi lain, kasus ini juga berkembang dengan adanya laporan balik dari pihak terlapor. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh kuasa hukum, terdapat dua laporan yang berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k