Transformasi Bisnis Maksimal, Telkom Akses Jadi Rujukan Infrastruktur Digital Nasional

PT Telkom Akses tengah memperkuat langkah transformasi perusahaan, berupaya beralih dari fokus utama pada pembangunan dan pengelolaan jaringan menuju pengelolaan infrastruktur digital yang lebih komprehensif.
Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya, menegaskan bahwa dalam lima tahun ke depan, perusahaan ini bertujuan untuk memperkokoh posisinya sebagai acuan dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi di tingkat nasional. Transformasi yang dilakukan bukan hanya sekadar memperluas jaringan, melainkan juga membangun organisasi yang lebih tangkas, kuat, dan berkelanjutan.
“Visi kami dalam lima tahun mendatang tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah jaringan yang dibangun dan dikelola, tetapi juga pada penguatan struktur perusahaan. Saya ingin Telkom Akses bertransformasi dari sekadar eksekutor menjadi pencipta nilai strategis bagi TelkomGroup, serta menjadi tolok ukur nasional dalam hal kualitas penyebaran, produktivitas, operasi lapangan digital, dan keselamatan kerja,” ungkap Irphan dalam keterangannya pada 29 Agustus 2026.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Telkom Akses telah menetapkan lima fokus utama dalam transformasi, yaitu penguatan operational excellence, digitalisasi proses melalui penerapan teknologi dan Kecerdasan Buatan (AI), pengembangan Human Capital sebagai keunggulan kompetitif, ekspansi sumber pertumbuhan di luar pasar captive, serta penguatan budaya integritas, disiplin operasional, dan perbaikan berkelanjutan.
Irphan menekankan pentingnya operational excellence sebagai salah satu fondasi krusial dalam transformasi Telkom Akses. Fokus ini diarahkan pada empat aspek utama: kualitas, kecepatan eksekusi, produktivitas, dan keselamatan kerja. Keempat aspek tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendorong efisiensi operasional di perusahaan.
Seiring dengan perubahan yang dinamis dalam industri telekomunikasi, Telkom Akses juga memperkuat standardisasi dan digitalisasi proses. Ini termasuk penerapan predictive maintenance dan analisis berbasis AI. Transformasi yang dilakukan tidak hanya terfokus pada teknologi, tetapi juga mencakup perubahan dalam model bisnis, proses, teknologi, sumber daya manusia, hingga budaya perusahaan, agar seluruh elemen organisasi dapat berkembang secara harmonis dan berkelanjutan.
Dalam aspek bisnis, Telkom Akses berkomitmen untuk memperkuat beberapa portofolio penting, seperti Managed Services, Deployment & Construction, serta Value Added Managed Services (VAMS). Perusahaan ini juga menargetkan pasar eksternal sebagai salah satu sumber pertumbuhan utama dalam lima tahun ke depan, dengan fokus pada Other Licensed Operator (OLO), Internet Service Provider (ISP), dan segmen enterprise.




