otomotif

Ratusan Ribu Motor Produksi Indonesia Terjual Ke Pasar Internasional

Jakarta – Sepeda motor yang diproduksi di Indonesia terus mengalir ke pasar internasional dengan jumlah yang signifikan sepanjang tahun 2026. Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total ekspor motor dalam bentuk Completely Built Up (CBU) telah mencapai 432.842 unit hingga bulan Agustus.

Pada bulan Januari, tercatat pengiriman CBU mencapai 52.924 unit, yang kemudian mengalami peningkatan menjadi 57.688 unit di bulan Februari. Namun, pada bulan Maret, angka ekspor mengalami penurunan menjadi 48.970 unit.

Pergerakan angka ekspor kembali menunjukkan fluktuasi pada bulan April dengan pengiriman yang mencapai 52.411 unit. Di bulan Mei, angka ekspor meningkat lagi menjadi 54.759 unit sebelum sedikit menurun menjadi 50.067 unit di bulan Juni.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada bulan Juli, di mana pengiriman motor dalam bentuk CBU mencapai 65.769 unit, yang menjadi angka tertinggi bulanan sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

Memasuki bulan Agustus, jumlah ekspor kembali mengalami penurunan menjadi 50.254 unit. Meskipun demikian, secara kumulatif, total motor yang diekspor ke luar negeri telah melebihi 432 ribu unit pada delapan bulan pertama tahun ini.

Jika dilihat dari rata-rata bulanan, ekspor CBU Indonesia berkisar di angka 54 ribu unit. Ini menunjukkan bahwa pengiriman motor rakitan utuh dari Indonesia ke pasar internasional tetap berlangsung dengan volume yang cukup besar.

Selain pengiriman dalam bentuk utuh, industri sepeda motor nasional juga melaksanakan ekspor dalam bentuk Completely Knocked Down (CKD). Selama periode Januari hingga Agustus, jumlah ekspor CKD tercatat sebanyak 5.293.234 unit.

Tidak hanya itu, terdapat pula pengiriman komponen melalui skema part by part. Data dari AISI menunjukkan bahwa jumlah komponen yang diekspor mencapai 113.947.396 unit selama delapan bulan pertama tahun 2026.

Dengan demikian, aktivitas industri sepeda motor di Indonesia tidak hanya berkisar pada pemenuhan kebutuhan pasar domestik. Produksi di tanah air juga berkontribusi pada rantai pasokan kendaraan dan komponen untuk pasar global melalui berbagai bentuk ekspor.

Performa bulan Juli menjadi salah satu catatan penting dalam data ini, dengan ekspor CBU mencapai 65.769 unit. Sementara itu, total ekspor CBU yang telah melewati angka 400 ribu unit hingga Agustus menunjukkan besarnya aktivitas industri sepeda motor Indonesia di pasar internasional.

Hingga akhir bulan Agustus, angka ekspor CBU tetap berada di atas 48 ribu unit per bulan. Dengan pencapaian ini, industri sepeda motor nasional memiliki basis ekspor yang cukup solid dan tidak hanya bergantung pada penjualan di pasar domestik.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k