PB Akuatik Indonesia Kirim 14 Atlet ke Asian Games 2026, Fokus Regenerasi 10 Atlet Utama

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas Kontingen Indonesia yang akan berpartisipasi dalam Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 pada Rabu, 9 September 2026, di Istana Negara. Kontingen ini terdiri dari 432 atlet yang akan mewakili Indonesia di 35 cabang olahraga, sehingga menjadikan ajang ini sebagai salah satu momen penting dalam sejarah olahraga Asia.
Dalam konteks tersebut, cabang olahraga akuatik menjadi salah satu fokus utama dalam upaya regenerasi atlet. Anindya Bakrie, Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, mengungkapkan bahwa mereka telah menyiapkan 14 atlet untuk tampil di Asian Games 2026, menandai langkah signifikan dalam pengembangan olahraga ini di tanah air.
Dari total 14 atlet yang disiapkan, menariknya, 10 di antaranya adalah atlet muda. Hal ini menunjukkan komitmen PB Akuatik Indonesia dalam menjadikan regenerasi sebagai salah satu prioritas utama mereka, guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilan di tingkat Asia.
“Dari informasi yang disampaikan oleh Pak Mensesneg, kami memiliki 14 atlet, di mana 10 di antaranya merupakan talenta muda yang sedang dalam proses regenerasi,” jelas Anindya saat diwawancarai wartawan setelah acara pelepasan kontingen.
Anindya menambahkan bahwa upaya regenerasi ini diharapkan dapat menghasilkan atlet berkualitas tinggi, yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga di kancah Asia. Harapan ini mencerminkan keinginan untuk melahirkan sosok-sosok yang akan dikenang seperti perenang legendaris dunia.
“Dengan harapan, kita bisa mengakhiri masa stagnasi yang terjadi sejak tahun 90-an di Asian Games, mengingat tingkat kompetisi yang sangat tinggi pada ajang ini,” imbuhnya.
Tujuan PB Akuatik Indonesia tidak hanya berfokus pada regenerasi atlet, tetapi juga mengakhiri penantian panjang selama 26 tahun untuk meraih prestasi yang diharapkan. Anindya menegaskan pentingnya menuntaskan pencarian prestasi yang telah terlalu lama berlangsung.
“26 tahun adalah waktu yang terlalu lama. Oleh karena itu, kita harus menyelesaikannya,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Perjuangan atlet akuatik Indonesia di Aichi-Nagoya 2026 dipastikan akan menghadapi tantangan berat. Mereka akan bersaing dengan negara-negara yang memiliki kekuatan dan tradisi yang kuat dalam cabang olahraga ini.
Ketika ditanya mengenai pesaing terberat, Anindya menyebutkan dua negara yang menjadi ancaman utama bagi Indonesia dalam kompetisi ini.
“China dan Jepang adalah dua negara yang sangat kuat,” ungkap Anindya.
Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober 2026. Dengan komposisi 10 atlet muda dari total 14 wakil, PB Akuatik Indonesia tidak hanya membawa misi untuk meraih prestasi, tetapi juga berkomitmen membangun fondasi yang kuat untuk regenerasi atlet Indonesia di masa depan.




