berita

Menteri HAM Pigai Berikan Jawaban Mengejutkan Terkait Potensi Pencopotan Prabowo

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan tanggapan terkait isu reshuffle kabinet yang kembali menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak merasa khawatir jika suatu saat Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengganti posisinya sebagai menteri.

Pigai menyatakan bahwa ia tetap menjalankan tugasnya di Bali tanpa terpengaruh oleh kabar mengenai kemungkinan perombakan kabinet. Baginya, fokus pada pekerjaan jauh lebih penting daripada memikirkan isu tersebut.

“Saya tidak merasa takut. Jika saya takut, untuk apa saya datang ke Bali? Lebih baik saya tetap di Jakarta saja, menunggu dengan melihat handphone,” katanya dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Menurut Pigai, keputusan mengenai pergantian menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo. Ia menjelaskan bahwa penilaian terhadap posisi para menteri berada di tangan kepala negara.

Ia menegaskan bahwa evaluasi kinerja menteri sepenuhnya merupakan tanggung jawab Presiden. Pigai percaya bahwa Presiden memiliki kapasitas dan otoritas untuk menilai kinerja masing-masing anggota kabinet.

“Pigai dikenal karena prestasinya. Tidak mungkin seseorang terkenal tanpa kerja keras. Yang menilai adalah Presiden, dan ia memiliki hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri,” ujarnya.

Pigai juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja menteri berdasarkan data dan hasil kerja. Ia tidak ingin penilaian kinerja kabinet hanya didasarkan pada hasil survei atau pemberitaan media.

“Presiden Prabowo itu seorang intelektual. Seorang intelektual akan menilai berdasarkan data. Oleh karena itu, penilaian harus datang dari Presiden, bukan dari survei atau media,” tambahnya.

Di tengah berkembangnya isu reshuffle, Pigai mengaku tidak membiarkan posisi menteri mempengaruhi kinerjanya. Ia tetap fokus menjalankan tugasnya dan menyerahkan penilaian kinerjanya sepenuhnya kepada Presiden Prabowo.

“Saat saya datang ke sini, saya tidak pernah memikirkan apakah posisi saya akan berubah atau tidak. Saya hanya bekerja, karena saya yakin Presiden yang akan menilai,” ungkapnya.

Pigai sekali lagi menegaskan bahwa ia tidak ingin terjebak dalam spekulasi tentang kemungkinan perubahan posisi di kabinet. Ia memilih untuk tetap menjalankan tugasnya sebagai Menteri HAM dengan sepenuh hati.

Related Articles

Back to top button
kpkgg