berita

Pemuda Tasikmalaya Nyaris Tewas Setelah Minum Kopi Campur Racun Tikus Pasca Putus Cinta

Seorang pemuda berinisial MSH (21) yang tinggal di Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami insiden yang sangat mengkhawatirkan.

Pemuda tersebut mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun tikus yang dicampurkan ke dalam kopi. Tindakan nekat ini terjadi pada sore hari, tepatnya tanggal 8 Maret 2026.

Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di pinggir jalan oleh warga setempat. IPDA Jonih Jonansa, anggota Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, mengkonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Korban pertama kali dibawa oleh warga ke Poliklinik Pratama Karmel Medika,” ungkapnya, seperti dikutip pada Selasa, 10 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan sekitar pukul 14.55 WIB di Jalan Mangin, Kampung Rancakukun, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Saat ditemukan, korban tergeletak di samping sepeda motor Suzuki berwarna hitam dengan nomor polisi AD 2336 KT.

“Namun, karena fasilitas yang terbatas, korban segera dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif,” jelas IPDA Jonih.

Di rumah sakit, tim medis langsung memberikan perawatan intensif setelah mendapati bahwa korban menunjukkan gejala keracunan. Dokter melakukan tindakan bilas lambung untuk mengeluarkan racun yang telah masuk ke dalam tubuh korban.

Beruntung, respons cepat dari tim medis berhasil menyelamatkan nyawa pemuda tersebut. Racun yang dikonsumsi belum sempat menyebar secara luas di dalam tubuhnya, berkat penanganan yang dilakukan segera setelah kejadian.

Setelah menjalani perawatan, korban akhirnya sadar dan dapat berbicara dengan petugas medis. Ia mengakui bahwa ia memang berniat untuk mengkonsumsi racun tikus yang dicampurkan ke dalam kopi.

Tindakan tersebut diduga dipicu oleh masalah asmara, karena korban mengaku telah diputus oleh kekasihnya. Sebelum melakukan percobaan bunuh diri, ia juga meninggalkan jejak digital di akun WhatsApp-nya.

Di akun tersebut, ia mengunggah tangkapan layar hasil pencarian Google mengenai efek meminum racun tikus, serta video yang menunjukkan dirinya mengaduk racun tikus ke dalam segelas kopi. Pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk keluarga korban, Kamelia (46) dan Robi Sopian (35).

“Saat ini, korban sudah sadar. Setelah kondisinya membaik, kami telah menyerahkan korban beserta kendaraannya kembali kepada keluarganya untuk pengawasan lebih lanjut,” tutup IPDA Jonih.

Related Articles

Back to top button
slot depo qris slot qris