Jokowi Kenang Guruh Soekarnoputra, Sosok Berkontribusi Besar untuk Negara

Jakarta – Presiden Republik Indonesia ketujuh, Joko Widodo, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Guruh Soekarnoputra, putra dari Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Ungkapan tersebut disampaikan Jokowi melalui akun Instagram pribadinya pada hari Sabtu, 26 September 2026.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya turut berdukacita atas berpulangnya Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra,” tulis Jokowi dalam postingan media sosialnya pada tanggal yang sama.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah diberikan Guruh selama hidupnya, baik dalam bidang seni budaya maupun dalam ranah politik.
“Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih dan penghormatan yang mendalam kepada beliau atas dedikasi serta sumbangsihnya bagi bangsa dan negara, terutama di sektor seni dan budaya, serta politik,” ungkap Jokowi.
Presiden Jokowi juga mendoakan Guruh, serta keluarga yang ditinggalkan, agar diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.
“Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau dan memberinya tempat terbaik di sisi-Nya. Saya juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Jokowi.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menginformasikan bahwa Guruh Soekarnoputra menghembuskan nafas terakhir pada hari Sabtu, 26 September 2026, setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam, Jakarta.
Sebagai bentuk penghormatan, Hasto menyampaikan bahwa PDIP akan mengibarkan bendera partai setengah tiang di seluruh kantor PDIP selama tujuh hari ke depan.
“Berkaitan dengan hal tersebut, saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting untuk mengibarkan Bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama tujuh hari,” jelas Hasto.
Saat ini, jenazah Guruh disemayamkan di rumah duka yang terletak di Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta. Hasto mengungkapkan bahwa Guruh mengembuskan nafas terakhirnya pada pukul 04.16 WIB.
“Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta,” lanjut Hasto.
Hasto juga meminta kepada semua pihak untuk memberikan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang mungkin dilakukan oleh Guruh sepanjang hidupnya.
“Kami mohon doa agar almarhum husnul khotimah dan semoga Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, mengampuni segala dosa, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Hasto.




