PSSI Hentikan Proses Naturalisasi, Erick Thohir Fokus pada Pemain yang Ada

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa saat ini belum ada rencana untuk menambah pemain naturalisasi ke dalam Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa pelatih John Herdman lebih memilih untuk fokus pada penguatan skuad yang sudah ada daripada mencari pemain baru.
Erick menekankan bahwa hingga sekarang, PSSI belum mengambil langkah konkret untuk memulai proses naturalisasi pemain baru. Menurutnya, prioritas utama federasi adalah memberikan kesempatan kepada pelatih untuk mengoptimalkan kemampuan para pemain yang sudah tergabung dalam tim.
“Belum ada rencana untuk naturalisasi. Saat ini, saya dan coach John Herdman tetap memprioritaskan pemain-pemain yang sudah ada,” ungkap Erick di GBK Arena, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa Herdman masih dalam fase penyesuaian dengan Timnas Indonesia setelah baru bergabung. Proses adaptasi ini dianggap krusial untuk membangun kekompakan tim dan memahami karakter setiap pemain sebelum mengambil langkah strategis yang lebih lanjut.
Erick juga menambahkan bahwa pelatih membutuhkan waktu untuk menyatukan visi permainan dan mengembangkan chemistry di antara para pemain. Oleh karena itu, rencana untuk menambah pemain naturalisasi bukanlah prioritas dalam waktu dekat.
“Karena pelatih perlu waktu untuk terus membangun kekompakan tim ini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pembicaraan dengan pemain keturunan baru mengenai kemungkinan untuk dinaturalisasi demi memperkuat skuad Garuda.
“Sampai hari ini, kami belum melakukan diskusi mengenai penambahan naturalisasi,” tambah Erick.
Keputusan ini berdampak pada sejumlah pemain keturunan, seperti Luke Vickery dan Dean Zandbergen, yang sebelumnya diharapkan dapat memperkuat Timnas Indonesia. Mereka harus menunggu lebih lama, seiring dengan fokus PSSI yang lebih pada pengembangan tim yang sudah ada.




