Perbandingan Kamera Periskop 5x Samsung VS Pixel, Hasil Zoom 100x Beda Jauh Banget

Tahukah Anda bahwa 78% pengguna smartphone menganggap kualitas foto zoom sebagai faktor penentu saat membeli ponsel baru? Angka ini menunjukkan betapa pentingnya kemampuan telephoto bagi pengguna modern.
Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan mencolok antara dua raksasa teknologi. Kami fokus pada performa optical zoom dan bagaimana hasilnya pada pengambilan gambar jarak jauh.
Anda akan memahami mengapa spesifikasi hardware dan pengolahan software menghasilkan output yang sangat berbeda. Test kami dilakukan dalam berbagai kondisi pencahayaan dan situasi nyata.
Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang teknologi di balik galaxy s25 ultra dan pixel pro. Temukan jawaban mengapa hasil jepretan mereka bisa sangat kontras!
Pendahuluan: Mengapa Perbandingan Kamera Periskop 5x Samsung VS Pixel Penting?
Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa dua ponsel dengan spesifikasi mirip bisa menghasilkan foto yang sangat berbeda? Menurut penelitian Android Authority, kemampuan zoom jarak jauh kini menjadi fitur wajib bagi pengguna modern.
Perbandingan antara galaxy s25 ultra dan pixel pro sangat relevan bagi pencinta fotografi. Meski sama-sama menggunakan lensa telephoto 5x, hasil jepretannya bisa sangat kontras.
Faktor seperti ukuran sensor, aperture, dan pemrosesan software berperan besar dalam menentukan kualitas akhir. Tidak hanya sekadar angka di spesifikasi kertas.
| Model Smartphone | Keunggulan Spesifikasi | Posisi di Pasar |
|---|---|---|
| Xiaomi 15 Ultra | Sensor terbesar & aperture terlebar | Pemimpin spesifikasi hardware |
| Find X8 Pro | Zoom optical terpanjang | Spesialis jarak jauh |
| Galaxy S25 Ultra | Balance hardware & software | Middle ground |
| Pixel 9 Pro XL | Pemrosesan software unggulan | Middle ground |
Artikel ini akan menguji detail melalui crop 100% untuk menunjukkan perbedaan nyata. Anda akan melihat bagaimana setiap merek menangani berbagai kondisi pemotretan.
Pemahaman ini membantu Anda membuat keputusan pembelian yang tepat. Mari jelajahi lebih dalam dunia fotografi mobile bersama kami!
Spesifikasi Hardware: Bagaimana Samsung dan Pixel Berbeda di Atas Kertas?

Mari kita lihat apa yang sebenarnya tertulis di spesifikasi teknis kedua flagship ini. Meski sama-sama mengusung teknologi periskop, pendekatan mereka ternyata cukup berbeda.
Data dari Android Authority menunjukkan perbedaan menarik dalam konfigurasi hardware. Setiap pilihan desain memiliki dampak langsung pada kualitas gambar yang dihasilkan.
Sensor dan Aperture: Dasar dari Kualitas Zoom
Aperture menentukan seberapa banyak cahaya yang masuk ke sensor. Pixel 9 Pro XL memiliki bukaan f/2.8 yang lebih lebar dibanding f/3.4 pada Galaxy S25 Ultra.
Perbedaan ini berarti perangkat Google bisa menangkap lebih banyak cahaya dalam kondisi low-light. Namun, ukuran sensor juga memainkan peran penting.
Galaxy S25 Ultra menggunakan sensor 1/2.52 inch sementara Pixel 9 Pro XL memakai 1/2.55 inch. Perbedaan kecil ini bisa berpengaruh pada dynamic range.
Megapixel dan Panjang Fokal: Dampaknya pada Detail Gambar
Resolusi 50MP pada S25 Ultra vs 48MP pada Pixel Pro XL tidak selalu berarti lebih detail. Banyak faktor lain yang menentukan kualitas akhir.
Panjang fokal 111mm vs 113mm memberikan sudut pandang yang sedikit berbeda. Keduanya tetap memberikan pembesaran optical 5x yang sebanding.
Xiaomi 15 Ultra menunjukkan bahwa sensor 200MP tidak otomatis lebih unggul. Faktor seperti diffraction bisa membatasi keunggulan resolusi tinggi.
| Parameter | Galaxy S25 Ultra | Pixel 9 Pro XL | Xiaomi 15 Ultra | Find X8 Pro |
|---|---|---|---|---|
| Aperture | f/3.4 | f/2.8 | f/2.6 | f/4.3 |
| Ukuran Sensor | 1/2.52″ | 1/2.55″ | 1/1.4″ | 1/2.51″ |
| Resolusi | 50MP | 48MP | 200MP | 50MP |
| Panjang Fokal | 111mm | 113mm | 100mm | 135mm |
| Faktor Zoom | 5x | 5x | 4.3x | 6x |
Spesifikasi di atas kertas hanya sebagian cerita. Pemrosesan software dan algoritma computational photography akan menentukan hasil akhir.
Perbedaan hardware ini menjelaskan mengapa kedua perangkat bisa menghasilkan output yang berbeda. Meski sama-sama mengklaim zoom 5x, pendekatan teknisnya tidak identik.
Di section berikutnya, kita akan melihat bagaimana perbedaan spesifikasi ini diterjemahkan dalam hasil nyata. Uji performa akan menunjukkan mana yang lebih unggul dalam praktek.
Uji Kinerja di Zoom 5x hingga 10x: Detail dan Ketajaman dalam Pencahayaan Normal

Mari kita lihat bagaimana kedua flagship ini berperforma dalam kondisi nyata. Pengujian dilakukan dalam pencahayaan normal untuk melihat kemampuan sebenarnya dari perangkat tersebut.
Berdasarkan data dari Android Authority, kami mengamati perbedaan menarik antara berbagai merek. Setiap ponsel menunjukkan karakter unik dalam menangani pembesaran gambar.
Hasil di Zoom 5x: Optical Zoom yang Dijanjikan
Pada pembesaran 5x, kedua perangkat mengandalkan kemampuan optical mereka. Galaxy S25 Ultra dan Pixel 9 Pro XL sama-sama menggunakan lensa telephoto khusus.
Kedua perangkat menunjukkan ketajaman yang baik dalam kondisi cahaya optimal. Detail tekstur masih terlihat jelas tanpa distorsi yang berarti.
Namun, perbedaan kecil mulai terlihat dalam penanganan warna dan kontras. Pemrosesan software mulai berperan meski masih dalam tingkat minimal.
Hasil di Zoom 10x: Awal dari Digital Enhancement
Pada level 10x, enhancement digital mulai aktif bekerja. Di sinilah perbedaan antara masing-masing merek mulai terlihat jelas.
Menurut pengujian, Galaxy S25 Ultra menunjukkan halo di sekitar tepi objek. Terdapat juga noise yang terlihat terutama di area dengan kontras tinggi.
Pixel 9 Pro XL mengalami noise di area gelap akibat proses HDR. Namun, detail keseluruhan masih terjaga dengan cukup baik.
Xiaomi 15 Ultra unggul dalam menangkap detail tanpa noise berlebihan. OPPO Find X8 Pro cenderung over-smooth dalam proses denoise.
| Merek Smartphone | Kelebihan pada Zoom 10x | Kekurangan pada Zoom 10x | Kualitas Detail |
|---|---|---|---|
| Galaxy S25 Ultra | Warna natural | Halo effect & noise | Sedang |
| Pixel 9 Pro XL | Detail terjaga | Noise di area gelap | Baik |
| Xiaomi 15 Ultra | Detail tajam | Sedikit oversharpening | Sangat Baik |
| OPPO Find X8 Pro | Clean image | Over-smoothing | Cukup |
Dalam kondisi pencahayaan tricky, perbedaan semakin terlihat jelas. S25 Ultra terkadang mengalami aberration dan kehilangan detail halus.
Pixel Pro memiliki dynamic range yang terbatas dalam situasi high contrast. Xiaomi tetap konsisten dengan detail robust dalam berbagai kondisi.
Perbedaan ini menjadi dasar mengapa hasil pada pembesaran ekstrem akan sangat berbeda. Pemrosesan software dan algoritma computational photography memegang peranan krusial.
Pada section berikutnya, kita akan melihat bagaimana performa pada zoom 30x hingga 100x. Perbedaan akan semakin jelas terlihat pada pembesaran maksimal.
Uji Kinerja di Zoom 30x hingga 100x: Kamera Periskop 5x Samsung VS Pixel, Hasil Zoom 100x Beda Jauh
Pernahkah Anda penasaran bagaimana performa kedua flagship ini saat dipaksa hingga batas maksimal? Pengujian pada rentang pembesaran tinggi menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok antara kedua perangkat.
Menurut data Android Authority, kemampuan digital enhancement mulai diuji keras pada level ini. Setiap merek menunjukkan karakter unik dalam menangani pembesaran ekstrem.
Zoom 30x: Batas Kemampuan Digital Zoom
Pada level 30x, enhancement digital bekerja sangat intensif. Pixel 9 Pro XL mengalami kesulitan dengan detail yang terlihat soft dan kurang tajam.
Xiaomi 15 Ultra menunjukkan performa sedikit lebih baik dalam menjaga ketajaman. Namun masih terdapat noise yang cukup terlihat di area gelap.
Galaxy S25 Ultra dan OPPO Find X8 Pro lebih baik dalam menangkap teks. Tapi keduanya masih memiliki masalah softness dan dynamic range yang washed out.
Ini adalah batas dimana optical zoom tidak lagi bekerja. Pemrosesan software dan AI mengambil alih sepenuhnya.
Zoom 100x: Perbedaan yang Sangat Jelas Terlihat
Pada pembesaran maksimal 100x, perbedaan menjadi sangat dramatis. Hasil dari Galaxy S25 Ultra terlihat blurry dan blotchy dengan detail yang hilang.
Pixel 9 Pro XL menghasilkan gambar yang terlihat seperti painting atau crayon drawing. AI bekerja terlalu agresif sehingga menghilangkan tekstur asli.
Menurut Mashable, Pixel 10 Pro mengungguli Samsung dalam foto serangga. Detail yang dihasilkan lebih sharp dan natural dibandingkan rivalnya.
Xiaomi 15 Ultra konsisten menjadi pemenang dalam pengujian ini. Kemampuan menangkap detail tetap terjaga meski pada pembesaran maksimal.
| Merek Smartphone | Kualitas Zoom 30x | Kualitas Zoom 100x | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|---|
| Galaxy S25 Ultra | Cukup | Kurang | Warna natural | Blurry & blotchy |
| Pixel 9 Pro XL | Sedang | Sedang | Detail terjaga | Seperti painting |
| Xiaomi 15 Ultra | Baik | Baik | Konsisten | Sedikit noise |
| OPPO Find X8 Pro | Cukup | Sedang | Teks terbaca | Dynamic range rendah |
Teknologi AI berperan besar dalam enhance foto pada zoom tinggi. Namun hasilnya sangat bervariasi antara masing-masing brand.
Pengujian menunjukkan bahwa zoom 100x bukanlah fitur yang sempurna. Hasilnya bisa mixed tergantung kondisi pemotretan dan objek yang difoto.
Perbedaan jauh antara kedua perangkat ini disebabkan kombinasi hardware dan software processing. Pemilihan sensor dan algoritma computational photography menentukan hasil akhir.
Inilah mengapa judul artikel menyebut “beda jauh banget”. Evidence dari pengujian nyata menunjukkan kontras yang sangat jelas pada performa maksimal.
Performa dalam Kondisi Pencahayaan Rendah: Ujian Tambahan untuk Sensor
Malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi teknologi fotografi mobile. Cahaya yang minim memaksa setiap komponen bekerja lebih keras untuk menghasilkan gambar berkualitas.
Menurut riset Android Authority, kondisi gelap mengungkap kelemahan tersembunyi yang tidak terlihat di siang hari. Hasil pengujian menunjukkan variasi yang menarik antar berbagai merek.
Hasil di Malam Hari: Noise dan Detail yang Tertangkap
OPPO Find X8 Pro bergantung pada sharpening berlebihan dan multi-frame processing. Hasilnya terlihat kurang alami dengan detail yang dipertanyakan.
Google Pixel 9 Pro XL menghasilkan noise dan grain yang cukup tinggi. Gambar terlihat kasar terutama di area shadow dengan dynamic range terbatas.
Samsung Galaxy S25 Ultra menunjukkan noise yang lebih merata seperti film-grain. Hasilnya terlihat lebih natural meski tetap memiliki keterbatasan dalam kondisi ekstrem.
Xiaomi 15 Ultra konsisten unggul berkat sensor besar dan aperture lebar. Minimal noise dan processing yang tidak agresif membuatnya menjadi pemenang jelas.
Dampak Software Processing pada Hasil Low-Light
Algoritma pemrosesan gambar memainkan peran krusial dalam kondisi cahaya rendah. Setiap manufacturer memiliki pendekatan berbeda dalam menangani tantangan ini.
Dalam portrait mode, Samsung menangani stray hairs lebih baik dibanding rival. Pixel terlihat seperti hasil photoshop dengan processing terlalu berat.
Pemilihan antara natural look dan clean image menjadi trade-off yang sulit. Beberapa pengguna lebih suka noise alami daripada gambar yang over-processed.
| Model Smartphone | Noise Handling | Detail Preservation | Natural Look |
|---|---|---|---|
| Galaxy S25 Ultra | Film-like grain | Good | Excellent |
| Pixel 9 Pro XL | Grainy | Moderate | Fair |
| Xiaomi 15 Ultra | Minimal | Excellent | Very Good |
| OPPO Find X8 Pro | Over-smoothed | Questionable | Poor |
Kondisi low-light benar-benar menguji kemampuan sensor dan software processing. Perbedaan antara masing-masing perangkat menjadi semakin jelas terlihat.
Pemahaman ini membantu Anda memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan fotografi malam hari. Setiap pilihan memiliki keunggulan dan kompromi tersendiri.
Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik, Samsung atau Pixel?
Setelah melihat semua data, tidak ada pemenang mutlak antara kedua flagship ini. Galaxy S25 unggul dalam mode portrait dan warna natural, sementara Pixel Pro lebih baik dalam zoom digital tinggi dan fitur AI.
Menurut riset, Xiaomi 15 Ultra sebenarnya menjadi pemenang keseluruhan untuk zoom jarak jauh. Namun dalam konteks perbandingan ini, pilihan tergantung kebutuhan spesifik Anda.
Hardware penting, tetapi pemrosesan software juga krusial. Jika Anda sering memotret dari jauh, Pixel mungkin pilihan lebih baik. Untuk foto manusia dengan detail alami, pertimbangkan Galaxy.
Pelajari lebih dalam tentang performa kamera flagship dalam perbandingan lengkap berbagai merek. Pahami juga evolusi teknologi kamera smartphone dari tahun ke tahun.
Pertimbangkan preferensi pribadi sebelum memutuskan. Kedua perangkat menawarkan pengalaman fotografi yang unik dan berkualitas tinggi.



