Timnas Indonesia berpeluang menunjukkan kekuatan optimalnya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan, yang akrab disapa Bung Ropan, menyatakan bahwa sekitar 15 hingga 16 pemain diaspora akan memperkuat Skuad Garuda, memberikan pelatih John Herdman banyak opsi dalam merumuskan strategi.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momen krusial bagi Timnas Indonesia, terutama setelah hasil kurang memuaskan pada ASEAN Cup sebelumnya. Berbeda dengan turnamen regional yang telah dilalui, kompetisi ini diadakan dalam kerangka resmi FIFA, sehingga memberi kesempatan lebih besar bagi para pemain yang berkarier di luar negeri untuk bergabung dan berkontribusi.
Sebagai tuan rumah Premier Division, Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara di Grup B terdapat Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 September 2026.
Kondisi ini meningkatkan harapan tim terhadap John Herdman. Pelatih asal Inggris ini diharapkan memiliki materi pemain yang lebih komprehensif dibandingkan dengan skuat yang diturunkan pada ASEAN Cup sebelumnya.
Menurut Bung Ropan, Herdman harus memanfaatkan momen ini dengan bijak. Banyaknya pemain berkualitas memberikan peluang lebih bagi pelatih untuk menyesuaikan pendekatan permainan sesuai dengan kebutuhan dalam setiap pertandingan.
Bung Ropan juga mengingatkan agar Herdman tidak mengulang kesalahan dalam penentuan taktik. Dengan kekuatan skuad yang tersedia, Timnas Indonesia seharusnya bisa menerapkan pendekatan yang lebih agresif dan fleksibel.
“Jangan sampai ada lagi kesalahan dalam penerapan taktik dan strategi. Tinggalkan kegagalan di AFF,” ujar Bung Ropan dalam sebuah video di kanal YouTube miliknya.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ole Romeny, dan Joey Pelupessy, bersama sejumlah pemain diaspora lainnya, menjadi indikasi dari kedalaman skuad yang dimiliki Timnas Indonesia.
Kehadiran para pemain tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas di lapangan utama tetapi juga memberikan alternatif bagi Herdman ketika strategi yang diterapkan tidak berjalan sesuai harapan.
Bung Ropan bahkan menyebutkan bahwa potensi kehadiran 15 hingga 16 pemain diaspora merupakan salah satu faktor yang membuat Timnas Indonesia kali ini memiliki kedalaman skuad yang berbeda dibandingkan sebelumnya.
Kondisi ini sekaligus menjadi tantangan bagi Herdman. Banyaknya pemain berkualitas mengharuskan pelatih untuk meramu komposisi terbaik, tanpa mengorbankan keseimbangan tim dalam permainan.

