RAM Plus di Samsung ternyata bikin performa lebih lambat, ini testing-nya

Fitur yang dirancang untuk mempercepat perangkat, justru dikeluhkan banyak pemilik smartphone. Mereka melaporkan pengalaman multitasking yang kurang mulus.
Aplikasi sering harus memuat ulang saat Anda berpindah. Ini memicu pertanyaan besar tentang efektivitas teknologi memori virtual tersebut.
Artikel ini hadir untuk memberi jawaban. Kami akan mengupas berdasarkan pengujian dan fakta teknis yang jelas. Tujuannya, agar Anda paham apakah fitur ini bermasalah atau justru bermanfaat.
Kami akan jelaskan dengan nada santai dan mudah dicerna. Seolah sedang mengobrol dengan teman yang punya pertanyaan serupa.
Anda juga diajak mengenali tanda di ponsel sendiri. Mungkin ada pengaturan memori yang perlu diatur ulang. Jangan buru-buru simpulkan sebelum paham cara kerja teknologi di baliknya.
Ini adalah panduan lengkap untuk Anda. Mulai dari penjelasan, hasil uji coba, cara mengatur, hingga rekomendasi. Topik ini relevan untuk berbagai model Galaxy populer di Indonesia.
Poin Penting
- Fitur RAM Plus menuai kontroversi di kalangan pengguna.
- Banyak laporan mengenai kinerja perangkat yang justru melambat.
- Artikel ini akan menguji klaim tersebut dengan pendekatan fakta.
- Penting untuk memahami cara kerja memori virtual pada smartphone.
- Pengaturan di perangkat Anda bisa sangat mempengaruhi pengalaman pakai.
- Pembahasan relevan untuk berbagai model ponsel Galaxy.
- Simak penjelasan detail tentang apa itu RAM Plus di section berikutnya.
Apa Itu Samsung RAM Plus Sebenarnya?
Fitur dengan nama ‘RAM Plus’ sering disalahpahami karena penjelasan resminya yang terkesan teknis. Banyak pengguna Galaxy yang bingung dengan cara kerjanya.
Mari kita kupas lapisan demi lapisan. Kita mulai dari apa yang dikatakan pabrikan, lalu selami kenyataan di baliknya.
Definisi Resmi vs Realita Teknis
Di pengaturan One UI, deskripsi untuk fitur ini cukup jelas. Dikatakan bahwa ruang penyimpanan telepon digunakan untuk menyediakan memori virtual.
Janjinya adalah kamu bisa membuka lebih banyak aplikasi di latar belakang. Aplikasi juga dijanjikan bisa diluncurkan lebih cepat.
Namun, investigasi dari komunitas teknis menemukan fakta mengejutkan. Penjelasan resmi tentang penggunaan internal storage itu ternyata tidak akurat.
Fitur ini sebenarnya tidak menyentuh ruang penyimpananmu sama sekali. Ia bekerja dengan cara yang sangat berbeda dari yang diiklankan.
| Apa Kata Pengaturan (Definisi Resmi) | Fakta di Balik Layar (Realita Teknis) |
|---|---|
| Menggunakan sebagian storage atau penyimpanan internal perangkat. | Tidak menggunakan storage. Beroperasi sepenuhnya di dalam memory fisik (RAM). |
| Berfungsi sebagai virtual memory klasik yang memperluas kapasitas. | Berdasarkan teknologi zRam, yaitu kompresi data di dalam blok RAM khusus. |
| Tujuannya untuk memberikan space memori tambahan yang besar. | Tujuannya mengoptimalkan penggunaan memory yang ada dengan rasio kompresi ~2:1. |
| Diasumsikan sebagai ekspansi kapasitas yang sederhana. | Melibatkan proses komputasi (kompresi/dekompresi) yang memberi beban pada system. |
Mengapa bisa ada perbedaan seperti ini? Kemungkinan besar, ini adalah penyederhanaan untuk tujuan pemasaran.
Konsep “menggunakan penyimpanan sebagai RAM” lebih mudah dicerna pengguna awam. Padahal, teknologi yang benar-benar menggunakan penyimpanan (zSwap) bahkan tidak hadir di Android.
Miskonsepsi ini yang akhirnya memicu ekspektasi salah. Pengguna mengira mendapat tambahan memori besar dari penyimpanan, yang tidak terjadi.
Mengenal Teknologi zRam di Balik Layar
Jantung dari ram plus feature ini adalah teknologi bernama zRam. Ini adalah modul dalam kernel system operasi.
Cara kerjanya, sebagian dari memory fisik dialokasikan sebagai area khusus. Data yang tidak aktif lalu dikompresi di area ini.
Dengan kompresi, data yang biasanya membutuhkan 2GB space, bisa hanya memakan sekitar 1GB. Ini yang disebut rasio kompresi 2:1.
Jadi, bukan menambah RAM baru, melainkan membuat RAM yang ada menjadi lebih “padat”.
Bayangkan seperti lemari pakaian. Daripada menggantung semua baju (data) begitu saja, kamu melipatnya (mengompresi) rapat-rapat. Dengan cara itu, lebih banyak baju yang muat di lemari yang sama.
Teknologi ini hadir di banyak galaxy device, baik ponsel maupun tablet. Ini adalah bagian dari optimisasi system Android itu sendiri.
Hal penting lain: menonaktifkan opsi RAM Plus di Settings tidak menghapus zRam. Kernel akan tetap mengalokasikan sebagian kecil memory untuk itu.
Pengaturan di menu hanya mengontrol seberapa besar porsi memory yang dialokasikan untuk fitur virtual ram ini.
Dengan memahami fondasi teknis ini, kita siap mengevaluasi dampaknya pada kinerja sehari-hari.
Testing Performa: Benarkah RAM Plus Bikin Ponsel Lambat?

Mari kita telusuri kebenaran di balik rumor yang beredar melalui serangkaian pengujian sederhana namun relevan. Banyak yang bertanya, apakah fitur ini justru menjadi biang keladi kelambatan?
Kami melakukan uji coba praktis untuk mengamati dampaknya langsung. Fokusnya pada dua hal: kemampuan multitasking dan kecepatan membuka apps.
Dampak pada Multitasking dan Kecepatan Buka Aplikasi
Pengujian dimulai dengan membuka beberapa app sekaligus. Contohnya seperti aplikasi pembayaran digital, email, dan authenticator.
Kami amati apa yang terjadi saat berpindah dari satu app ke lainnya. Apakah mereka tetap hidup di background atau justru harus memuat ulang?
Hasilnya menarik. Dalam satu skenario, aplikasi pembayaran justru restart saat kami kembali kepadanya. Ini pertanda phone tidak menangani multitasking dengan mulus.
Kami juga mengukur launch time atau waktu buka aplikasi. Perbandingan dilakukan antara kondisi ram plus dihidupkan dan dimatikan.
Pada device dengan memory fisik besar, perbedaannya seringkali minim. Namun, di telepon dengan kapasitas lebih kecil, terkadang ada jeda yang terasa.
Kesimpulan sementara, manfaatnya sangat tergantung pada pola pakai dan spesifikasi galaxy phone Anda sendiri.
Trade-off: Kompresi RAM vs Beban Kerja Prosesor
Inilah jantung permasalahannya. Teknologi ram plus menawarkan pertukaran atau trade-off yang krusial.
Di satu sisi, kapasitas ram virtual bertambah karena data dikompresi. Di sisi lain, prosesor (CPU) harus bekerja ekstra untuk tugas kompresi dan dekompresi tersebut.
Beban kerja CPU tambahan inilah yang berpotensi membuat phones terasa kurang responsif. Efeknya lebih kentara pada perangkat dengan prosesor kelas menengah.
Lalu, kapan trade-off ini menguntungkan? Saat Anda membiarkan banyak aplikasi terbuka di latar belakang. Kebutuhan akan ruang memory saat itu lebih kritis daripada kecepatan CPU.
Sebaliknya, fitur ini bisa kurang membantu bahkan merugikan dalam skenario tertentu. Misalnya saat bermain game berat atau mengedit video yang sudah membebani CPU.
Beban kompresi tambahan justru dapat mengurangi performance secara keseluruhan. Pengalaman aplikasi yang restart tadi adalah contoh nyata.
Jadi, klaim bahwa fitur ini “bikin lambat” tidak mutlak benar atau salah. Jawabannya sangat kontekstual dan bergantung pada model samsung galaxy, kapasitas ram, serta aktivitas Anda.
Uji coba ini memberikan gambaran objektif. Langkah selanjutnya adalah menyesuaikan pengaturan di system perangkat Anda sendiri.
Cara Mengatur RAM Plus untuk Kinerja Terbaik

Setelah memahami cara kerja dan dampaknya, kini saatnya kita mengutak-atik pengaturan ram plus feature untuk mendapatkan hasil terbaik. Tindakan ini memungkinkan kamu menyesuaikan fitur sesuai dengan kebutuhan spesifik perangkatmu.
Mengatur dengan tepat bisa membuat perbedaan yang terasa. Kamu tidak perlu menjadi ahli teknologi untuk melakukannya.
Langkah-Langkah Menemukan dan Mengubah Pengaturan RAM Plus
Menu untuk mengontrol fitur ini tersembunyi di dalam settings bawaan. Ikuti langkah-langkah sistematis berikut untuk menemukannya.
- Buka aplikasi Settings (Pengaturan) di phone kamu.
- Gulir ke bawah dan cari menu Device Care (Perawatan Perangkat).
- Di dalam menu Device Care, ketuk opsi Memory (Memori).
- Pada halaman memory, kamu akan melihat opsi bernama “RAM Plus“. Ketuk untuk masuk.
- Di sini, kamu akan disajikan beberapa pilihan kapasitas, seperti 2GB, 4GB, 6GB, atau 8GB. Pilih salah satu yang diinginkan.
- Terakhir, restart ponselmu untuk menerapkan perubahan pengaturan yang baru.
Setelah restart, sistem akan mulai menggunakan alokasi ram virtual yang baru. Perubahan ini tidak mempengaruhi ruang penyimpanan internal sama sekali.
Lokasi menu bisa sedikit berbeda di beberapa model galaxy device lawas. Jika tidak menemukan, coba cari di bagian “Baterai dan perawatan perangkat”.
Rekomendasi Pengaturan Berdasarkan Kapasitas RAM Perangkatmu
Memilih angka yang tepat adalah kunci. Angka acak bisa membuat kinerja kurang optimal.
Rekomendasi umum dari komunitas teknis adalah mengalokasikan setengah dari kapasitas ram fisik. Tabel berikut memberi panduan praktis.
| RAM Fisik Perangkat | Rekomendasi Setting RAM Plus | Pertimbangan Utama |
|---|---|---|
| 6 GB | 3 GB | Memberi ruang ekstra untuk beberapa apps tanpa membebani CPU berlebihan. |
| 8 GB | 4 GB | Keseimbangan ideal antara kapasitas tambahan dan beban kompresi untuk multitasking harian. |
| 12 GB | 4 GB atau 6 GB | Dengan ram fisik besar, alokasi moderat sudah cukup. Bisa bereksperimen. |
Alasan di balik rekomendasi “setengah” ini adalah menyeimbangkan keuntungan dan kerugian. Kamu mendapatkan tambahan kapasitas memori virtual, namun beban kerja prosesor untuk kompresi tidak menjadi terlalu besar.
Kamu selalu bisa bereksperimen dengan pengaturan lain. Amati bagaimana respons ponsel dalam aktivitas sehari-hari.
Jika setelah diatur kinerja masih terasa kurang smooth, menonaktifkan fitur ini bisa menjadi solusi, seperti dijelaskan dalam panduan untuk mempercepat ponsel Galaxy. Ingat, pengaturan terbaik adalah yang paling nyaman untuk pola pakai kamu sendiri.
Kapan Harus Mengaktifkan atau Menonaktifkan Fitur Ini?
Pilihan untuk menggunakan ram plus sebaiknya didasarkan pada tanda-tanda spesifik dari ponsel Anda sendiri. Fitur ini bukan untuk semua orang dan setiap situasi.
Memahami kapan fitur ini membantu dan kapan justru mengganggu adalah kunci. Dengan begitu, Anda bisa mengambil keputusan yang tepat untuk pengalaman terbaik.
Tanda Ponsel Membutuhkan More Virtual Memory
Beberapa gejala jelas menunjukkan phone Anda mungkin membutuhkan bantuan virtual memory. Perhatikan tanda-tanda ini dalam penggunaan sehari-hari.
- Aplikasi sering tertutup sendiri: Apps yang Anda biarkan di background tiba-tiba menghilang dan harus dimuat ulang.
- Delay saat berpindah aplikasi: Ada jeda atau lag yang terasa ketika Anda mengganti dari satu app ke lainnya.
- Notifikasi “memori penuh”: Peringatan dari sistem tentang kapasitas memory yang hampir habis.
Jika gejala ini sering muncul, mengaktifkan plus feature ini bisa menjadi solusi. Terutama jika Anda sering membuka lebih dari 5-10 apps secara bergantian.
Skenario lain yang cocok adalah saat menggunakan aplikasi berat seperti editor foto ringan. Fitur ini memberi ruang space ekstra agar aplikasi tetap lancar berjalan di latar belakang.
Intinya, ram plus berguna jika ponsel Galaxy Anda melambat saat berpindah app. Ia memberikan bantuan memori virtual yang dibutuhkan sistem.
Skenario di Mana RAM Plus Justru Kurang Membantu
Di sisi lain, ada kondisi di mana fitur ini mungkin tidak banyak memberi manfaat. Bahkan, dalam beberapa kasus, ia bisa merugikan performance.
Pada perangkat yang sudah memiliki ram fisik besar, misalnya 12GB, penambahan virtual ram mungkin tidak terasa. Beban kompresi pada prosesor justru berjalan tanpa memberikan keuntungan nyata bagi pengguna.
Skenario yang paling kurang membantu adalah saat bermain game berat. Game seperti itu membutuhkan sumber daya CPU dan GPU secara maksimal.
Aktivitas kompresi zRam di background dapat mengganggu alokasi daya prosesor. Hasilnya, bisa terjadi frame drop atau game yang tidak smooth.
Pengguna dengan penyimpanan internal hampir penuh juga perlu waspada. Meskipun samsung ram Plus tidak memakai storage, kondisi penyimpanan penuh secara umum dapat memperlambat seluruh sistem.
Prinsipnya sederhana: jika kamu mengaktifkannya dan ponsel justru terasa lebih lambat, segera kembali ke Settings dan nonaktifkan. Jangan ragu untuk mematikan fitur ini.
Lakukan percobaan dan amati performance device Anda selama beberapa hari. Setiap pola penggunaan itu unik, jadi pengaturan terbaik adalah yang paling cocok untuk kebiasaanmu.
Dengan memantau care terhadap kinerja ponsel, kamu bisa membuat keputusan tepat. Jangan takut untuk menyesuaikan pengaturan sesuai kebutuhan individual.
Kesimpulan
Pada akhirnya, penilaian terhadap fitur memori virtual ini kembali ke tangan pengguna. Isu “RAM Plus bikin lambat” tidak mutlak, tetapi sangat bergantung pada spesifikasi device dan kebiasaan pakai phone Anda.
Fitur ini adalah solusi cerdas untuk menciptakan virtual memory tambahan. Penting untuk diingat, ia tidak mengurangi kapasitas internal storage sama sekali. Keberhasilannya terletak pada keseimbangan antara ruang ekstra untuk apps dan beban kerja system.
Bagi yang sering multitasking, mengaktifkannya bisa memberi space lebih. Anda punya kendali penuh untuk menguji setelan terbaik melalui menu Device Care. Setelah mengatur, amati kinerja phone Anda. Untuk panduan lebih luas, simak tips memaksimalkan kinerja perangkat Galaxy.
Bagikan pengalaman Anda dengan RAM Plus di kolom komentar. Diskusi kita bisa membantu pengguna Samsung Galaxy lain menemukan pengaturan ideal untuk device mereka.



