Cara install Linux di Chromebook 2024 tanpa uninstall ChromeOS ini dual boot-nya

Chromebook, yang awalnya dirancang untuk penggunaan berbasis web, kini semakin populer sebagai perangkat yang mampu menjalankan aplikasi desktop berkat dukungan Linux. Faktanya, lebih dari 70% pengguna Chromebook mencari cara untuk memperluas kemampuan perangkat mereka dengan menginstal sistem operasi tambahan.
Artikel ini akan membahas cara menginstal Linux pada Chromebook tanpa menghapus ChromeOS yang sudah ada, memungkinkan Anda untuk memiliki sistem dual-boot. Kami akan menjelaskan beberapa metode utama, termasuk Crostini, Crouton, dan GalliumOS, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Dengan panduan ini, Anda akan dapat memperluas kemampuan Chromebook Anda dengan aplikasi dan perangkat lunak yang tidak tersedia di ChromeOS, meningkatkan produktivitas dan fleksibilitas.
Mengapa Menginstal Linux di Chromebook?
Dengan menginstal Linux, pengguna Chromebook dapat mengakses berbagai aplikasi yang sebelumnya tidak tersedia. Chromebook, yang umumnya berjalan pada ChromeOS, memiliki keterbatasan dalam menjalankan aplikasi Linux secara default.
Keterbatasan ChromeOS
ChromeOS memang berbasis kernel Linux, tetapi memiliki banyak keterbatasan. Sistem operasi ini memiliki terminal tersembunyi, namun banyak perintah Linux dasar tidak berfungsi secara default. ChromeOS adalah sistem operasi tertutup yang dibatasi untuk alasan keamanan, sehingga pengguna tidak dapat mengakses fitur Linux sepenuhnya.
Keuntungan Menggunakan Linux
Menginstal Linux di Chromebook memberikan banyak keuntungan. Pengguna dapat mengakses ribuan aplikasi open source yang tidak tersedia di ChromeOS. Dengan Linux, Anda bisa menjalankan perangkat lunak pengembangan, aplikasi pengeditan foto/video, dan berbagai tools lainnya. Linux juga menawarkan fleksibilitas dan kontrol yang lebih besar terhadap sistem Anda dibandingkan dengan ChromeOS.
Persiapan Sebelum Menginstal Linux di Chromebook
Untuk memastikan proses instalasi Linux di Chromebook berjalan lancar, beberapa langkah persiapan harus dilakukan. Persiapan ini akan membantu Anda menghindari masalah yang mungkin timbul selama proses instalasi.
Persyaratan Hardware
Sebelum menginstal Linux di Chromebook, pastikan perangkat Anda memenuhi persyaratan hardware yang diperlukan. Chromebook dengan prosesor Intel lebih direkomendasikan karena memberikan kompatibilitas yang lebih baik dengan aplikasi Linux dibandingkan dengan perangkat berbasis ARM.
Backup Data Penting
Sangat penting untuk melakukan backup data penting Anda sebelum memulai proses instalasi, karena beberapa metode instalasi dapat menghapus data lokal. Pastikan Anda telah mem-backup semua data yang diperlukan untuk menghindari kehilangan data.
Membuat Recovery Disk
Membuat recovery disk menggunakan Chromebook Recovery Utility sangat dianjurkan sebagai langkah pengamanan jika terjadi kesalahan selama proses instalasi. Anda membutuhkan flash drive dengan kapasitas minimal 4GB untuk membuat recovery disk.
Dengan melakukan persiapan yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa proses instalasi Linux di Chromebook berjalan dengan lancar dan aman.
Metode Install Linux di Chromebook 2024 Tanpa Uninstall ChromeOS Disini
Terdapat beberapa cara untuk menginstal Linux di Chromebook tanpa harus menghapus ChromeOS. Metode ini memungkinkan pengguna untuk memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Crostini – Metode Resmi Google
Crostini adalah metode resmi dari Google yang memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi Linux di atas desktop ChromeOS dalam container terpisah. Ini menjadikannya opsi yang paling aman karena aplikasi Linux berjalan dalam lingkungan yang terisolasi.
Metode Crostini bekerja pada sebagian besar Chromebook yang dirilis sejak 2019 dan telah keluar dari status beta sejak Google I/O 2021. Dengan Crostini, pengguna dapat menjalankan aplikasi Linux tanpa mempengaruhi stabilitas ChromeOS.
Crouton – Metode Chroot
Crouton adalah metode alternatif yang menggunakan lingkungan chroot tidak resmi, memungkinkan pengguna menginstal desktop Ubuntu berdampingan dengan ChromeOS. Metode ini lebih cepat dan mudah diatur, serta merupakan pilihan populer bagi pengguna yang Chromebook-nya tidak mendukung Crostini.
Dual-Boot dengan GalliumOS
Dual-boot dengan GalliumOS memungkinkan pengguna menjalankan Linux secara independen dari ChromeOS dengan mempartisi drive. Ini memberikan lingkungan terpisah yang tidak mempengaruhi instalasi Chrome Anda. GalliumOS adalah distribusi Linux yang dirancang khusus untuk Chromebook.
| Metode | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Crostini | Aman, tidak mempengaruhi ChromeOS | Memerlukan Chromebook yang kompatibel |
| Crouton | Cepat dan mudah diatur | Menggunakan chroot tidak resmi |
| GalliumOS | Lingkungan Linux independen | Memerlukan partisi drive |
Cara Menginstal Linux dengan Crostini

Crostini, metode resmi Google, memungkinkan Anda untuk menginstal Linux di Chromebook dengan beberapa langkah sederhana. Dengan Crostini, Anda dapat menjalankan aplikasi Linux langsung di dalam ChromeOS tanpa perlu khawatir tentang konfigurasi yang rumit.
Mengaktifkan Linux Development Environment
Untuk memulai dengan Crostini, klik pada jam di pojok kanan bawah layar, pilih ikon Pengaturan, dan gulir ke bawah ke pengaturan “Linux development environment”. Jika Anda tidak melihat opsi ini, berarti Chromebook Anda tidak mendukung Crostini dan Anda perlu menggunakan metode alternatif.
Jika opsi tersebut tersedia, klik tombol “Aktifkan” dan kemudian “Instal” di jendela berikutnya untuk mengaktifkan fitur ini. Setelah mengalokasikan ruang disk yang diperlukan untuk Linux, Anda akan melihat Terminal Linux.
Jalankan perintah sudo apt update dan sudo apt upgrade untuk memastikan semua perangkat lunak Linux Anda terbaru.
Menginstal Aplikasi Linux Pertama
Untuk menginstal aplikasi Linux pertama Anda, gunakan perintah sudo apt install diikuti dengan nama paket aplikasi yang ingin Anda instal. Setelah instalasi selesai, Anda dapat membuka peluncur aplikasi Chrome, gulir ke folder Aplikasi Linux, dan meluncurkan aplikasi yang telah Anda instal.
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
| sudo apt update | Memperbarui daftar paket |
| sudo apt upgrade | Memperbarui perangkat lunak |
| sudo apt install | Menginstal aplikasi Linux |
Dengan Crostini, Anda dapat dengan mudah menginstal dan menjalankan aplikasi Linux di Chromebook, memperluas kemampuan perangkat Anda.
Cara Menginstal Linux dengan Crouton
Menginstal Linux di Chromebook menggunakan Crouton adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin menggunakan dua sistem operasi sekaligus. Crouton adalah metode instalasi Linux yang memungkinkan Anda untuk menjalankan Linux di samping ChromeOS tanpa perlu menghapus sistem operasi utama.
Mengaktifkan Mode Developer
Untuk menginstal Crouton, pertama-tama Anda perlu mengaktifkan Mode Developer pada Chromebook Anda. Proses ini akan menghapus semua data dan pengaturan yang ada, jadi pastikan Anda telah mencadangkan data penting sebelum melanjutkan. Untuk mengaktifkan Mode Developer, matikan Chromebook Anda, lalu tahan tombol Esc dan Refresh sambil menekan tombol Power. Pada layar pemulihan yang muncul, tekan Ctrl + D, lalu tekan Enter ketika ditanya apakah Anda ingin mematikan verifikasi OS.
Mengunduh dan Menjalankan Crouton
Setelah Mode Developer diaktifkan dan Anda kembali ke ChromeOS, Anda dapat mengunduh Crouton dari situs resminya. Tekan Ctrl + Alt + T untuk membuka terminal ChromeOS, ketik “shell” dan tekan Enter untuk membuka shell. Kemudian, jalankan perintah untuk menyalin installer Crouton ke folder /usr/local/bin. Setelah itu, jalankan perintah “sudo crouton -t xfce” untuk menginstal Crouton dengan lingkungan desktop XFCE. Anda dapat mengganti “xfce” dengan lingkungan desktop lain yang Anda sukai.
Beralih Antara ChromeOS dan Linux
Setelah proses instalasi selesai, Anda dapat masuk ke desktop Linux dengan menjalankan perintah “sudo enter-chroot startxfce4”. Untuk beralih antara ChromeOS dan Linux, Anda dapat menggunakan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Shift + Back dan Ctrl + Alt + Shift + Forward pada keyboard Anda tanpa perlu me-reboot.
Dengan menggunakan Crouton, Anda dapat dengan mudah beralih antara ChromeOS dan Linux, memungkinkan Anda untuk memanfaatkan kelebihan kedua sistem operasi tersebut. Pastikan Anda memahami prosesnya dan telah mencadangkan data penting sebelum memulai.
Cara Dual-Boot dengan GalliumOS

Bagi pengguna Chromebook yang ingin mencoba Linux, dual-boot dengan GalliumOS adalah pilihan yang sangat baik. GalliumOS adalah distribusi Linux yang dirancang khusus untuk Chromebook, menawarkan kinerja yang optimal dan kompatibilitas yang luas dengan berbagai model Chromebook.
Menginstal Chrx
Untuk melakukan dual-boot dengan GalliumOS, kita akan menggunakan tool bernama chrx. Chrx adalah alat yang memudahkan proses instalasi Linux di Chromebook dengan memandu pengguna melalui langkah-langkah yang diperlukan. Sebelum menggunakan chrx, pastikan Anda telah mengaktifkan Mode Developer pada Chromebook Anda, sama seperti saat menginstal Crouton.
Setelah Mode Developer diaktifkan, Anda mungkin perlu menonaktifkan perlindungan penulisan dan menginstal firmware kustom, tergantung pada jenis CPU Chromebook Anda. Kemudian, tekan Ctrl + Alt + T untuk membuka terminal, ketik “shell” dan tekan Enter, lalu jalankan perintah untuk mempersiapkan Chromebook Anda untuk instalasi.
Konfigurasi dan Pengaturan
Installer chrx akan memandu Anda melalui proses partisi drive sebelum me-reboot. Setelah proses reboot selesai, Anda dapat menjalankan perintah lagi untuk menginstal Linux. Chrx secara default akan menginstal GalliumOS, tetapi Anda juga dapat memilih distribusi lain seperti Ubuntu atau Fedora jika diinginkan.
Setelah instalasi selesai, Anda dapat dengan mudah beralih antara ChromeOS dan Linux dengan melakukan reboot dan memilih sistem operasi yang diinginkan. Dengan demikian, Anda dapat menikmati kelebihan kedua sistem operasi tersebut dalam satu perangkat.
Mengatasi Masalah Umum
Saat Anda menginstal Linux di Chromebook, beberapa masalah mungkin timbul yang perlu diatasi dengan tepat. Masalah ini bisa berkisar dari error saat instalasi hingga masalah kompatibilitas hardware.
Error Saat Instalasi
Error saat instalasi Linux di Chromebook bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ruang disk yang tidak mencukupi atau masalah koneksi internet. Jika Anda menggunakan Crostini, pastikan Anda memiliki cukup ruang penyimpanan dan koneksi internet yang stabil.
- Pastikan ruang disk Anda mencukupi sebelum memulai instalasi.
- Periksa koneksi internet Anda untuk memastikan stabilitas.
Masalah Kompatibilitas Hardware
Masalah kompatibilitas hardware juga umum terjadi, terutama pada Chromebook lama atau yang menggunakan prosesor ARM. Jika Anda mengalami masalah ini, pastikan Anda memeriksa kompatibilitas hardware sebelum menginstal Linux.
- Periksa spesifikasi Chromebook Anda untuk memastikan kompatibilitas.
- Jika menggunakan Crostini, aplikasi Linux tidak dapat mengakses folder reguler Chromebook secara langsung.
- Untuk membuka file yang diunduh di Chrome, seret file tersebut ke folder “Linux Files” di pengelola file ChromeOS.
Jika Anda mengalami masalah dengan Crostini, subreddit /r/crostini adalah tempat yang baik untuk meminta bantuan. Untuk metode dual-boot, Anda mungkin perlu menyesuaikan perangkat lunak dan driver lebih banyak, tetapi hasilnya adalah sistem yang bersih dan dapat disesuaikan.
Kesimpulan
Menginstal Linux di Chromebook membuka berbagai kemungkinan baru untuk produktivitas dan hiburan. Dengan Linux, Anda dapat menjalankan aplikasi pengembangan, game, dan perangkat lunak produktivitas yang tidak tersedia di ChromeOS. Ada beberapa metode instalasi, termasuk Crostini, Crouton, dan dual-boot dengan GalliumOS. Pastikan untuk mencadangkan data Anda sebelum memulai proses instalasi, terutama jika menggunakan metode yang memerlukan Mode Developer. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi sumber daya eksternal tentang cara menginstal Linux di Chromebook.
Pilih metode yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan teknis Anda. Dengan Linux di Chromebook, Anda dapat meningkatkan kemampuan perangkat Anda dan memiliki pengalaman yang lebih kaya.


