PT Pertamina Patra Niaga secara aktif berupaya untuk meningkatkan akses serta ketersediaan layanan energi di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui pengembangan jaringan distribusi dengan rencana penambahan titik penyaluran baru, termasuk SPBU Reguler, Mini, dan SPBU Nelayan, yang akan tersebar di berbagai lokasi strategis.
Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa ekspansi jaringan penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan ketersediaan dan akses energi yang lebih merata di seluruh nusantara.
“Penambahan titik penyaluran ini merupakan langkah kami untuk memperluas akses energi dan mendekatkan layanan Pertamina kepada masyarakat. Di dalam proses ini, kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan mitra bisnis untuk berkolaborasi dalam membangun ekosistem penyaluran energi Pertamina,” ungkap Kitty dalam keterangannya pada 11 September 2026.
Rencana pengembangan titik penyaluran baru ini mencakup 25 provinsi di Indonesia. Beberapa lokasi yang akan terlibat antara lain Kabupaten Deli Serdang, Kota Batam, wilayah Lampung, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Berau, Kabupaten Bone, Kabupaten Sorong hingga Kabupaten Fakfak, serta beberapa daerah lainnya.
Hingga Agustus 2026, jaringan lembaga penyalur Pertamina Patra Niaga telah terdiri dari 8.381 SPBU, yang meliputi 6.494 SPBU Reguler, 494 SPBU Mini/Modular, 977 SPBU Kompak, dan 416 SPBU Nelayan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Perluasan jaringan ini diharapkan akan semakin mendekatkan akses layanan energi kepada masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.
Pertamina Patra Niaga juga memberikan peluang kemitraan kepada masyarakat dan calon mitra yang berminat untuk berpartisipasi dalam pengembangan jaringan Kemitraan SPBU Pertamina. Ini merupakan kesempatan bagi individu atau kelompok untuk terlibat langsung dalam sektor penyediaan energi.
Kitty menekankan bahwa kemitraan ini tidak hanya memberikan peluang usaha dan investasi, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pemerataan akses energi di berbagai daerah di Indonesia. Proses kemitraan dijalankan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari registrasi, verifikasi, pemenuhan perizinan, pembangunan, hingga operasional.
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat dan calon mitra untuk memanfaatkan peluang kemitraan yang ada dan bersama-sama mendukung pengembangan jaringan penyaluran energi di berbagai daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses energi, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat ketahanan energi nasional, termasuk pengembangan Kemitraan SPBU Nelayan dalam rangka mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih.

