Game horor terbaru, Resident Evil Requiem, kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini, bukan hanya karena gameplay-nya yang menarik atau penjualannya yang sukses, melainkan berkat sebuah adegan yang tampaknya sangat akrab bagi para penggemar film fantasi yang legendaris.
Banyak pemain yang mulai mencatat adanya kemiripan mencolok antara salah satu momen dalam game ini dengan sebuah adegan ikonik dari film The Lord of the Rings: The Return of the King. Kemiripan ini bahkan dianggap hampir identik, memicu banyak pertanyaan: Apakah ini sekadar inspirasi, ataukah sebuah bentuk penghormatan?
Dalam adegan yang tengah dibicarakan, karakter Leon S. Kennedy dikejar oleh makhluk berkaki delapan dalam suasana yang sangat mencekam. Cara makhluk tersebut muncul, secara diam-diam dari atas, sangat mirip dengan saat Frodo Baggins berhadapan dengan laba-laba raksasa bernama Shelob dalam film tersebut.
Perbandingan ini pertama kali menjadi viral di media sosial, di mana potongan adegan dari game dan film disandingkan. Hasilnya, banyak penggemar yang menyadari bahwa sudut kamera, tempo kemunculan, dan nuansa ketegangan terasa seperti “shot-for-shot” dari film aslinya.
Namun, ada perbedaan signifikan dalam hasil akhir kedua adegan tersebut. Sementara Frodo mengalami kesulitan akibat racun Shelob, Leon mampu menghadapi ancaman itu dengan gaya khasnya yang penuh aksi dan senjata. Perbedaan ini menegaskan bagaimana pendekatan antara dunia fantasi dan dunia survival horror bisa sangat berbeda.
Hingga saat ini, Capcom belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah adegan tersebut merupakan referensi yang disengaja atau sekadar kebetulan. Namun, banyak yang beranggapan bahwa trilogi film arahan Peter Jackson memiliki pengaruh yang sangat besar dalam budaya pop, termasuk dalam industri game.
Fenomena ini justru menambah daya tarik Resident Evil Requiem, yang sejak dirilis dikenal sebagai salah satu game horor terbesar tahun ini. Selain menghadirkan teror yang menjadi ciri khas seri Resident Evil, game ini juga menunjukkan bagaimana karya lintas media dapat saling memengaruhi.
Apakah ini bentuk penghormatan yang cerdas atau sekadar kebetulan yang terlalu mirip? Para penggemar tampaknya masih menikmati diskusi tersebut sambil terus menjelajahi ketegangan yang ditawarkan oleh game ini.

