Kondisi Global Tak Menentu, Purbaya: Pertahanan Berlapis yang Aman dan Terpercaya

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa meskipun situasi global saat ini tidak stabil, masyarakat tidak perlu merasa cemas.
Untuk itu, ia memastikan bahwa keadaan fiskal dan pendapatan negara masih dalam kondisi yang sehat, yang dapat mendukung kebijakan subsidi serta pengendalian harga BBM.
Salah satu indikator yang mendukung pernyataannya adalah adanya Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp 420 triliun.
“Ini menunjukkan bahwa kita memiliki pertahanan berlapis yang kuat. Jadi, teman-teman tidak perlu khawatir,” ucap Purbaya saat berdiskusi dengan media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.
Ia menambahkan, meskipun penampilannya mungkin tampak santai dan ringan, dengan senyuman dan tawa, hal tersebut tidak mencerminkan kurangnya perhatian terhadap kondisi keuangan negara.
Sebenarnya, Kementerian Keuangan selalu melakukan perhitungan yang cermat mengenai anggaran negara, serta potensi pengeluaran yang diselaraskan dengan upaya pemerintah untuk efisiensi anggaran.
“Saya pastikan bahwa dana yang diperlukan tersedia. Mungkin penampilan saya terlihat santai, tetapi semua dihitung dengan teliti,” jelas Purbaya.
Lebih jauh, ia menyatakan bahwa pemerintah juga sering melakukan simulasi terkait harga minyak global, sambil memperkirakan besaran subsidi serta kapasitas keuangan negara.
Berbagai aspek, seperti penerimaan negara dan peningkatan pendapatan dari sektor tertentu, termasuk sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjadi perhatian dalam perhitungan pemerintah.
“Kita terus melakukan simulasi mengenai harga minyak dunia. Selain itu, kami juga menghitung dari sumber pendapatan lainnya, termasuk peningkatan pendapatan dari kebijakan Menteri ESDM, Pak Bahlil, dan lainnya,” tambahnya.




