Site icon Jadwal Bimtek LPPA KPD

Iran Siap Buka Selat Hormuz Jika AS Memenuhi Kesepakatan yang Disepakati

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa negara tersebut bersedia membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari, asalkan Amerika Serikat (AS) menerima proposal yang telah diajukan Iran melalui Qatar.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di tengah Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Araghchi menegaskan bahwa waktu tujuh hari tersebut akan dihitung mulai saat AS menyetujui usulan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa dalam rentang waktu empat atau lima hari pertama, AS memiliki kesempatan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan, sehingga Selat Hormuz dapat dibuka kembali pada hari keenam. Selanjutnya, pembicaraan terkait kesepakatan akhir antara Iran dan AS akan dimulai pada hari ketujuh.

Araghchi menambahkan bahwa langkah-langkah yang diharapkan dari AS telah dicantumkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Islamabad pada bulan Juni lalu.

“Jika pihak AS menunjukkan keseriusan untuk mencapai kesepakatan dan membuka Selat Hormuz, semua persiapan sudah tersedia,” katanya, merujuk pada situasi saat itu.

Dia juga menyatakan bahwa Iran berkomitmen untuk menjaga keamanan pelayaran di selat tersebut, sambil menuduh AS telah menghalangi pelaksanaan kesepakatan melalui tindakan militer yang berkelanjutan.

Araghchi menegaskan bahwa Iran tetap terbuka untuk jalur diplomasi, namun menginginkan jaminan yang dapat diandalkan agar tidak ada serangan baru dari AS sebelum negosiasi selanjutnya dimulai.

Exit mobile version