Site icon Jadwal Bimtek LPPA KPD

IHSG Sesi Pertama Melemah Setelah Tembus 7.523, Simak 3 Saham Top Gainers LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan setelah mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan di awal perdagangan hari ini. Pada sesi pertama perdagangan yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, IHSG melemah sebesar 0,04 persen atau 3,11 poin, sehingga berada pada level 7.437,81.

Menurut pantauan di platform perdagangan, IHSG dibuka dengan kenaikan menuju level 7.484 dan bahkan sempat melampaui angka 7.523. Namun, indeks ini kemudian mengalami penurunan bertahap hingga mencapai level 7.429 sebelum sempat rebound, namun kembali mengalami koreksi.

Total nilai transaksi yang tercatat pada sesi ini mencapai Rp 7,67 triliun dengan volume perdagangan mencapai 183,2 juta lembar saham. Sementara itu, jumlah total transaksi yang terjadi mencapai 1,09 juta.

Meskipun IHSG mengalami penurunan, sebagian besar sektor saham justru menunjukkan kinerja yang positif. Sektor properti dan teknologi mencatatkan kenaikan tertinggi, masing-masing sebesar 1,07 persen.

Sektor infrastruktur juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 0,67 persen. Sektor konsumer, baik yang bersifat siklikal maupun non-siklikal, melonjak hingga 0,54 persen, sementara sektor transportasi meningkat 0,34 persen. Selain itu, sektor keuangan mengalami penguatan sebesar 0,16 persen.

Di sisi lain, sektor bahan baku mengalami penurunan yang cukup signifikan, mencapai 1,05 persen. Sektor industri juga mengalami koreksi dengan penurunan 0,42 persen, sektor energi turun 0,37 persen, dan sektor kesehatan mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,02 persen.

Dari perspektif teknikal, tim analis dari Phintraco Sekuritas mencatat bahwa IHSG saat ini sedang menguji level resistance dinamis pada MA5 yang berada dalam kisaran 7500. Indikator modern seperti MACD menunjukkan kecenderungan datar, sementara indikator stochastic RSI telah memasuki area oversold.

Tim analis Phintraco Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak dalam rentang 7.400 hingga 7.500 pada sesi kedua perdagangan hari ini.

Phintraco Sekuritas juga mencatat bahwa beberapa emiten masih berhasil mencatatkan hasil yang positif meskipun IHSG terkoreksi. Berikut adalah tiga saham dengan lonjakan harga tertinggi di antara 45 emiten unggulan (LQ45) yang perlu diperhatikan.

Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menjadi salah satu saham yang menarik perhatian, dengan kenaikan signifikan sebesar 5,40 persen atau 105 poin, sehingga mencapai level 2.050.

Sementara itu, saham Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga menunjukkan performa yang impresif dengan lonjakan 4,03 persen atau 10 poin, yang membawa harganya menjadi 258.

Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) tidak kalah menarik, mengalami penguatan sebesar 2,74 persen atau 20 poin, dengan harga saham berhasil menembus angka 750.

Exit mobile version