Dewi Perssik Menolak Inara Rusli Sebagai Bintang Tamu: Inilah Alasannya

Dewi Perssik kembali menjadi sorotan publik setelah mengumumkan penolakannya terhadap kehadiran Inara Rusli sebagai bintang tamu dalam program televisi yang dipandunya.
Kabar ini muncul setelah Dewi secara eksplisit menjelaskan alasannya di hadapan publik. Ia menyatakan bahwa Inara sebenarnya dijadwalkan hadir, namun kehadirannya dibatalkan. Mari kita simak lebih lanjut mengenai situasi ini.
“Seharusnya ada Inara Rusli, tetapi saya tidak ingin, jadi akhirnya dibatalkan, maaf,” ungkap Dewi Perssik yang diambil dari Instagram @omongan.artis pada Jumat, 27 Februari 2026.
Dewi juga menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga profesionalitasnya sebagai seorang host. Ia mengaku tengah merasa tidak baik secara emosional, terutama di bulan puasa yang penuh berkah ini.
“Maaf, bukan kami membicarakan orang lain, tetapi saat ini saya sedang puasa dan hati saya sedang tidak enak. Saya khawatir jika berinteraksi dengan dia, profesionalisme saya justru terganggu,” tambahnya.
Dewi Perssik mengungkapkan bahwa sebenarnya ia sedang dalam masa libur. Namun, pihak stasiun televisi memintanya untuk tetap hadir dan memandu acara. Dalam situasi tersebut, ia meminta manajemen untuk memilih antara dirinya atau Inara Rusli.
“Saya sedang libur tetapi diminta untuk masuk. Jadi saya bilang pilih saja, saya atau dia yang akan tampil pagi ini. Akhirnya, Inara dibatalkan deh,” tegasnya.
Pernyataan Dewi Perssik ini langsung memicu berbagai reaksi dari netizen. Sebagian besar dari mereka justru memberikan dukungan terhadap sikap tegas yang ditunjukkan oleh Dewi.
“Senang sekali, harus seperti ini, cancel culture,” ungkap salah satu netizen.
“Bagus, Mami! Kamu mewakili perasaan banyak wanita. I love you, Mami Depe,” komentar netizen lainnya.
“Kerennn Mami @dewiperssik9, harga mati ya Mi tetap pada pendirian. I love you, Mam,” tambah salah satu penggemar yang mengungkapkan dukungannya.
Di sisi lain, kontroversi ini juga terkait dengan isu yang sedang melanda Inara Rusli. Ia diketahui mendapatkan banyak kritik setelah terkuaknya kabar mengenai pernikahan sirinya dengan Insanul Fahmi, yang pada saat itu masih terikat pernikahan sah dengan Wardatina Mawa.
Inara mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa Insanul masih memiliki istri. Bahkan, ia dan Wardatina sempat terlibat sindiran di media sosial yang menjadi perhatian publik.
Kejadian ini menunjukkan bagaimana dinamika dalam dunia hiburan sering kali melibatkan banyak faktor, termasuk emosi dan profesionalisme. Dewi Perssik, sebagai seorang publik figur, merasakan tekanan untuk tetap menjaga reputasinya dan kredibilitasnya di hadapan penggemar dan pemirsa.
Dalam konteks ini, tindakan Dewi Perssik menolak kehadiran Inara Rusli dapat dipandang sebagai langkah untuk menjaga integritas acara yang dipandunya. Hal ini juga menunjukkan bahwa di dunia hiburan, keputusan yang diambil tidak selalu mudah dan sering kali melibatkan pertimbangan yang kompleks.
Reaksi positif dari netizen menandakan bahwa banyak orang yang menghargai keberanian Dewi untuk bersikap tegas dalam situasi yang tidak nyaman. Ini juga menunjukkan bahwa masyarakat semakin peka terhadap isu-isu yang berkaitan dengan etika dan moralitas dalam hubungan antar sesama, terutama di industri hiburan.
Dalam situasi yang penuh tantangan seperti ini, penting bagi seorang host untuk tetap fokus pada profesionalisme dan menjaga suasana acara agar tetap kondusif. Dewi Perssik, dengan pengalamannya yang luas, menunjukkan bahwa ia mampu mengambil keputusan yang sulit demi kepentingan acara dan penonton.
Dengan munculnya isu-isu seperti ini, kita dapat melihat bagaimana dinamika di balik layar dapat memengaruhi penampilan dan interaksi para artis di depan kamera. Ini adalah pengingat bahwa meskipun dunia hiburan terlihat glamor, tantangan nyata sering kali ada di balik layar.
Dewi Perssik menunjukkan bahwa di balik setiap keputusan yang diambil, ada pertimbangan mendalam yang tidak selalu terlihat oleh publik. Keputusan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai seorang entertainer, yang harus mampu menyeimbangkan antara perasaan pribadi dan tuntutan profesional.
Polemik ini tidak hanya mengungkapkan sisi dramatis dari kehidupan para artis, tetapi juga mencerminkan bagaimana masyarakat bereaksi terhadap tindakan dan keputusan mereka. Dengan demikian, kita diajak untuk lebih memahami konteks yang ada di balik setiap berita yang beredar.
Dalam konteks ini, kita juga bisa melihat bagaimana pengaruh media sosial semakin kuat, dengan netizen yang cepat memberikan komentar dan dukungan terhadap tindakan Dewi. Ini menjadi bagian dari fenomena yang semakin umum dalam dunia hiburan saat ini, di mana publik memiliki suara yang signifikan.
Pada akhirnya, situasi ini adalah contoh nyata bagaimana kehidupan para artis tidak hanya terfokus pada kesenangan dan glamor, tetapi juga diwarnai oleh tantangan, keputusan sulit, dan tanggung jawab yang besar. Dewi Perssik, dengan segala keberaniannya, memberikan pelajaran tentang integritas dan profesionalisme dalam setiap langkah yang diambilnya.



