Dapatkan Layanan Tanpa Antrian dalam Waktu 15 Menit Saja

InterActive Group berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kota Surabaya dalam pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui penyediaan solusi digital yang lebih terintegrasi.
Pengembangan layanan yang dilakukan oleh InterActive Group difokuskan pada penguatan integrasi antrean digital, pemberian notifikasi layanan, serta penyediaan dashboard pemantauan untuk meningkatkan efisiensi di berbagai unit layanan publik.
Salah satu layanan yang kini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 15 menit adalah Pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola, Surabaya. Kecepatan layanan ini menjadi sorotan penting dalam upaya meningkatkan pelayanan publik serta transformasi digital di tingkat pemerintahan daerah.
Percepatan layanan ini didukung oleh penerapan sistem antrean digital InterActive InterQue yang diterapkan di MPP Siola. Sistem ini dirancang untuk merapikan aliran kedatangan pengunjung, mengurangi waktu tunggu, serta meningkatkan transparansi proses layanan melalui mekanisme antrean otomatis.
Dengan menggunakan InterQue, pengunjung akan mendapatkan nomor antrean digital yang dipanggil secara otomatis berdasarkan urutan. Selain itu, informasi mengenai antrean dan estimasi waktu layanan dapat dipantau secara real-time, sehingga proses menunggu menjadi lebih terukur.
Bagi petugas layanan, sistem antrean digital ini juga berfungsi untuk mengurangi beban pengaturan antrean secara manual, sehingga mereka dapat lebih fokus pada proses verifikasi dan penyelesaian layanan.
Dalam konteks layanan PBG, pengintegrasian antrean dan manajemen layanan sangat membantu mempercepat alur dari tahap penerimaan hingga proses administrasi, sehingga efisiensi dapat terjaga.
Meskipun demikian, kecepatan dalam penyelesaian layanan tetap dipengaruhi oleh kelengkapan dokumen yang disiapkan oleh pemohon serta kesiapan sistem layanan yang terintegrasi dengan baik.
Selain layanan PBG, MPP Siola juga berfungsi sebagai pusat layanan terpadu yang mencakup berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan dari berbagai instansi dalam satu lokasi.
Model layanan satu pintu ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan mendorong terciptanya standar layanan publik yang lebih seragam dan terintegrasi.
“Kami berkomitmen untuk mendukung pengelolaan antrean yang lebih teratur, transparan, dan terukur, sehingga masyarakat dapat merasakan proses layanan yang lebih efisien,” ujar Kosim, manajer penjualan InterActive Group, dalam keterangan resminya, Minggu, 1 Maret 2026.
Ia juga menambahkan bahwa sistem antrean digital ini dirancang untuk membantu petugas dalam fokus pada proses verifikasi dan penyelesaian administrasi, termasuk dalam layanan PBG.




