Jakarta – BMW 320 keluaran tahun 2010 mungkin sudah tidak lagi tergolong sebagai model terbaru di industri otomotif. Namun, di tangan para builder Indonesia, sedan Jerman ini berhasil diubah menjadi proyek modifikasi yang siap tampil di salah satu pameran otomotif terbesar di dunia.
Mobil yang dikenal dengan nama BMW Passato ini akan ditampilkan di SEMA Show 2026, yang akan diadakan pada tanggal 3 hingga 6 November di Las Vegas Convention Center, Nevada, Amerika Serikat.
Proyek modifikasi ini secara resmi diluncurkan oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) pada tanggal 19 Agustus 2026. Menariknya, BMW Passato ini menggunakan basis dari BMW 320 tahun 2010, yang berarti mobil ini akan berusia sekitar 16 tahun saat dipamerkan di Amerika.
BMW Passato dibangun dengan konsep yang menggabungkan rekayasa teknik modern, pengerjaan detail oleh builder lokal, dan elemen budaya Indonesia. Proyek ini dipimpin oleh Project Director IMX dan Founder NMAA, Andre Mulyadi, bersama Raindy Igas dari Rain Works.
Proses pembangunan BMW Passato melibatkan kolaborasi dengan berbagai nama terkemuka di ekosistem modifikasi Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Musartwork, Tomi Airbrush, Lamban, Garasi Drift, Racing Fire Killer, 54 Metal Craft, AirBFT, WetGloss, SecretProjex, Demonsta, Sekutomotif, Artmotive Performance, dan Max Performance.
Uniknya, mobil ini juga menjadi wadah bagi produk aftermarket lokal. Dalam proses pembangunannya, BMW Passato menggunakan lampu dari Pro7 serta cat dari Spider ABCA, yang merupakan produk dalam negeri.
Kehadiran para builder dan produk lokal ini menjadikan BMW Passato lebih dari sekadar proyek modifikasi dari satu bengkel. Mobil ini menjadi simbol kolaborasi berbagai pelaku aftermarket Indonesia yang ingin menunjukkan kemampuan mereka di hadapan komunitas otomotif global.
Pemilihan BMW 320 tahun 2010 sebagai basis modifikasi memberikan cerita yang unik. Alih-alih mengambil model terbaru dengan teknologi dan desain mutakhir, para builder justru memilih sedan berusia lebih dari satu dekade untuk dijadikan kanvas, menghasilkan karya yang baru dan inovatif.
Mobil ini kemudian diberi nama Passato dan dipersiapkan khusus untuk SEMA Show 2026. Acara ini dikenal sebagai salah satu pameran terbesar yang mempertemukan berbagai inovasi, aksesori, dan modifikasi otomotif dari seluruh dunia.

