Site icon Jadwal Bimtek LPPA KPD

Banjir di Banda Nepal: 900 Wisatawan Asing Masih Hilang dan Dalam Pencarian

Sekitar 900 wisatawan asing masih dalam pencarian di Nepal dan wilayah Tibet, China, per tanggal 27 Agustus 2026, setelah terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menghancurkan kawasan tersebut. Peristiwa tragis ini telah mengakibatkan sedikitnya 180 jiwa melayang.

Data terbaru dari Dewan Pariwisata Nepal menunjukkan bahwa 644 wisatawan, baik asing maupun lokal, masih belum ditemukan di daerah perbatasan Nepal.

Dari total tersebut, 178 di antaranya adalah warga negara India, 65 dari Amerika Serikat, 53 dari Ukraina, 51 dari Malaysia, 35 dari Australia, 33 dari Inggris, 25 dari Kanada, sembilan dari Singapura, dan delapan dari Jerman.

Selain itu, sejumlah wisatawan dari berbagai negara lain juga dilaporkan hilang. Mereka berasal dari Prancis, Hungaria, Swiss, Italia, Irlandia, Israel, Jepang, Kazakhstan, Portugal, Rusia, dan beberapa negara lainnya.

Di samping wisatawan internasional, Dewan Pariwisata Nepal juga melaporkan bahwa 127 warga Nepal masih dicari keberadaannya.

Di sisi perbatasan Nepal, Kementerian Luar Negeri China menginformasikan bahwa ada 100 warga negara China yang juga dinyatakan hilang akibat bencana ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyebutkan bahwa sekitar 260 warga negara asing lainnya juga belum ditemukan di Tibet, yang oleh pemerintah Beijing dikenal sebagai Daerah Otonom Xizang.

Angka kehilangan warga China tersebut tidak termasuk dalam laporan yang disampaikan oleh pihak Pemerintah Nepal.

Analisis menggunakan citra satelit menunjukkan bahwa bencana ini kemungkinan disebabkan oleh bongkahan es besar yang terlepas dari gletser di Pegunungan Himalaya. Lokasi kejadian berada sekitar 20 kilometer di timur laut perlintasan perbatasan Rasuwa-Rasuwagadhi.

Otoritas Nepal mencatat bahwa 177 orang telah meninggal dunia, sementara 826 orang lainnya masih berada dalam proses pencarian.

Sementara itu, otoritas dari China melaporkan bahwa tiga orang telah meninggal akibat bencana ini. Sebanyak 558 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk di antaranya warga negara asing.

Exit mobile version