bola

Amar Brkic: Profil dan Rekam Jejak Pemain yang Tinggalkan Jerman untuk Borneo FC

Amar Brkic telah mengambil langkah signifikan dalam karier sepak bolanya dengan meninggalkan Jerman untuk bergabung dengan Borneo FC Samarinda. Keputusan ini menandai babak baru bagi pemain muda berbakat yang kini menjadi bagian dari tim nasional Indonesia U-20.

Kedatangan Amar di Borneo FC diumumkan pada hari Rabu, 23 September 2026. Pemain yang lahir di Frankfurt, Jerman pada 11 Juni 2007 ini direkrut dari akademi Darmstadt U-19 dengan status bebas transfer, menandakan potensi besar yang dimiliki oleh sang pemain.

Kehadirannya diharapkan memberi kontribusi positif bagi Borneo FC, terutama dalam menghadapi jadwal padat di musim 2026/2027. Selain berkompetisi di Super League, Pesut Etam juga akan berlaga di AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship, menjadikan Amar bagian penting dari rencana strategis tim.

Borneo FC secara resmi menyatakan, “Amar, pemain muda berbakat Timnas Indonesia, akan menjadi bagian dari rencana jangka panjang kami.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen klub untuk mengembangkan talenta muda dalam skema permainan yang lebih besar.

Amar tak ingin berlama-lama, ia langsung menyapa para suporter dengan cara khas Borneo FC. Dalam video perkenalan dirinya, ia mengungkapkan rasa gembiranya untuk bergabung dengan tim.

“Saya Borneo FC, manyala!” seru Amar dalam video tersebut, menandakan semangatnya untuk berkontribusi di klub barunya.

Amar Rayhan Brkic lahir dan dibesarkan di Frankfurt am Main. Ia memiliki latar belakang keluarga yang kaya, dengan darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah, sementara ayahnya merupakan keturunan Bosnia dan Herzegovina.

Karier sepak bola Amar dimulai di Jerman, di mana ia menjalani pendidikan di akademi SG Rot-Weiss Frankfurt sebelum bergabung dengan Kickers Offenbach pada tahun 2021. Di sana, ia mengasah keterampilannya dan berkembang sebagai pemain.

Setahun kemudian, bakatnya menarik perhatian TSG Hoffenheim, yang mengundangnya untuk bergabung dengan akademi mereka. Di Hoffenheim, Amar memiliki kesempatan untuk bermain di Bundesliga U-17, meningkatkan pengalaman dan kemampuannya di level yang lebih tinggi.

Pada musim 2023/2024, Amar berpartisipasi dalam beberapa pertandingan bersama Hoffenheim U-17 dan berhasil mencetak dua gol. Setelah masa tersebut, ia bergeser ke Darmstadt U-19 sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan melanjutkan kariernya.

Nama Amar mulai mencuri perhatian publik di Indonesia saat ia dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 dalam persiapan Piala Dunia U-17 2023. Di bawah pengawasan pelatih Bima Sakti, ia menjadi salah satu pemain diaspora yang diperhitungkan dan berhasil masuk dalam skuad yang berlaga di turnamen di Tanah Air.

Perjalanannya bersama Timnas Indonesia berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi, di mana Amar kini menjadi bagian dari Timnas U-20 yang dilatih oleh Nova Arianto. Dengan potensi yang dimiliki, Amar diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim nasional di masa depan.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k