Kabar duka yang mendalam baru saja menghampiri keluarga komedian sekaligus aktor Arie Kriting. Sang adik, Amal Buton, telah meninggal dunia hanya beberapa hari sebelum melangsungkan pernikahan yang telah dinantikan.
Arie Kriting membagikan berita tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @arie_kriting. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan foto kebersamaannya dengan Amal, yang terlihat tersenyum ceria di panggung Stand Up.
Kepergian Amal menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya, terutama karena ia seharusnya menikah pada tanggal 10 Oktober 2026 mendatang. Namun, harapan akan kebahagiaan tersebut kini sirna.
Melalui unggahan tersebut, Arie juga mengungkapkan doanya serta permohonan agar amal adiknya dimaafkan atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukannya selama hidup.
“Terima kasih atas semua doa yang baik. Semoga adik saya, almarhum @amal_buton, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mohon dimaafkan jika ada yang kurang berkenan, ikhlaskan semua. Besok, tanggal 10 Oktober, seharusnya dia menikah, tetapi Allah SWT memiliki rencana yang berbeda,” tulis Arie Kriting sebagai pembuka pesan emosionalnya, dikutip pada Jumat, 25 September 2026.
Di tengah kesedihan yang mendalam, Arie menuliskan pesan yang sangat personal untuk Amal. Ia mengenang adiknya sebagai sosok yang sangat memahami dirinya, termasuk sisi-sisi yang mungkin tidak banyak diketahui orang.
“Sekarang Amal telah berada dalam cahaya yang penuh. Dia tahu bahwa saya, kakaknya, meskipun sering dianggap garang, sebenarnya takut akan gelap. Semoga jalan hidupku membawaku kembali bersamanya di masa depan,” tuturnya dengan harapan.
“Ketika saat itu tiba, nyalakanlah cahaya itu dengan terang dari kejauhan, agar saya tahu bahwa kamu ada di sekitarku,” tambah Arie.
Ungkapan tersebut menjadi bagian yang menyentuh dari perpisahan Arie kepada adiknya. Meskipun harus menghadapi kenyataan bahwa Amal pergi sebelum hari bahagianya, Arie berusaha untuk mengikhlaskan kepergian tersebut.
Ia kemudian menyampaikan doa agar Amal dapat beristirahat dengan tenang, sembari mengekspresikan rasa cintanya sebagai seorang kakak.
“Biarkanlah engkau kembali kepada Sang Pencipta yang sejati. Saya akan berusaha untuk ikhlas sekuat hati. Melangkahlah dengan tenang menuju cahaya itu, beristirahatlah dengan damai, dan semoga kita dapat bertemu kembali suatu hari nanti. I love you so much,” tutup Arie dengan penuh perasaan.

