Daftar software bloatware Windows 11 yang aman dihapus ini beserta caranya

Apakah Anda tahu bahwa banyak aplikasi bawaan Windows 11 yang tidak dibutuhkan namun tetap terinstal dan menghabiskan ruang penyimpanan?
Ini bisa memperlambat kinerja device Anda. Faktanya, banyak pengguna Windows 11 yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki aplikasi yang tidak perlu di komputer mereka.
Menghapus bloatware dapat meningkatkan performa komputer dan membuat pengalaman pengguna lebih lancar. Artikel ini akan membahas cara mengidentifikasi dan menghapus aplikasi yang tidak diperlukan dari Windows 11 dengan aman.
Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan kinerja system dan meningkatkan efisiensi penggunaan device Anda.
Apa itu Bloatware pada Windows 11?
Bloatware merujuk pada aplikasi yang tidak diperlukan dan menghabiskan sumber daya sistem pada Windows 11. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan perangkat lunak yang terinstal pada sistem operasi Windows 11 tanpa persetujuan atau kebutuhan pengguna.
Definisi Bloatware
Bloatware adalah aplikasi yang sudah terinstal pada Windows 11 yang tidak diinginkan atau dibutuhkan oleh pengguna. Definisi bloatware dapat bersifat subjektif karena aplikasi yang dianggap tidak berguna oleh satu pengguna mungkin berguna bagi pengguna lain. Namun, secara umum, bloatware merujuk pada aplikasi bawaan yang tidak diinginkan dan menghabiskan ruang penyimpanan serta sumber daya sistem tanpa memberikan manfaat yang berarti.
Bloatware tidak hanya menghabiskan ruang penyimpanan, tetapi juga dapat menurunkan performa komputer dan menghabiskan daya baterai yang tidak perlu.
Dampak Bloatware pada Kinerja Komputer
Dampak bloatware pada kinerja komputer termasuk perlambatan waktu startup, penggunaan RAM yang berlebihan, dan pemborosan ruang penyimpanan yang berharga. Windows 11 hadir dengan berbagai aplikasi bawaan dari Microsoft dan produsen perangkat yang mungkin tidak pernah digunakan namun tetap berjalan di latar belakang.
Menghapus bloatware dapat secara signifikan meningkatkan kinerja komputer, terutama pada perangkat dengan spesifikasi hardware yang terbatas.
Jenis-Jenis Bloatware di Windows 11
Mengenal jenis-jenis bloatware di Windows 11 adalah langkah penting untuk mengoptimalkan kinerja komputer Anda. Bloatware dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsionalitas dan dampaknya pada sistem.
Junkware
Junkware adalah aplikasi utilitas yang diinstal produsen untuk memberikan fungsi tambahan, meskipun pengguna mungkin lebih suka menggunakan aplikasi alternatif. Contoh junkware termasuk aplikasi kalender, cuaca, atau musik.
Trialware
Trialware adalah software yang memberikan uji coba gratis dan kemudian secara agresif mendorong pengguna untuk membeli langganan setelah masa uji coba berakhir. Sering muncul sebagai aplikasi produktivitas atau keamanan.
Adware
Adware adalah program yang menampilkan pop-up iklan yang mengganggu dan dapat memanipulasi pengaturan sistem tanpa izin, seperti mengubah halaman beranda browser. Adware dapat mengganggu alur kerja dan menimbulkan risiko keamanan.
Toolbar yang Tidak Diinginkan
Toolbar yang tidak diinginkan sering ditambahkan ke browser dan aplikasi lain, memperlambat kinerja dan terkadang mengumpulkan data pengguna untuk tujuan periklanan. Mengenali jenis-jenis bloatware ini penting untuk menentukan aplikasi mana yang aman untuk dihapus.
Daftar Software Bloatware Windows 11 yang Aman Dihapus
Banyak pengguna Windows 11 mungkin tidak menyadari bahwa beberapa aplikasi bawaan dapat dihapus dengan aman. Mengidentifikasi aplikasi yang tidak diperlukan adalah langkah pertama untuk membersihkan sistem Anda.
Aplikasi Bawaan Microsoft
Aplikasi bawaan Microsoft seringkali memenuhi ruang penyimpanan Anda dengan data yang tidak perlu. Beberapa contoh aplikasi yang umumnya aman dihapus termasuk:
- Xbox Game Bar
- OneNote
- Microsoft People
- Weather
- Microsoft News
- Solitaire Collection
Aplikasi-aplikasi ini biasanya tidak digunakan secara reguler dan dapat dihapus untuk mengosongkan ruang penyimpanan.
Aplikasi Pihak Ketiga dari Produsen
Aplikasi pihak ketiga yang diinstal oleh produsen komputer Anda juga seringkali tidak diperlukan. Contoh aplikasi yang umumnya aman dihapus termasuk:
- Antivirus trial
- Software manajemen perangkat
- Aplikasi “value-added” lainnya
Penting untuk membedakan antara bloatware yang benar-benar tidak berguna dengan aplikasi sistem yang mungkin diperlukan untuk fungsi Windows 11 yang optimal.
| Aplikasi | Kategori | Aman Dihapus |
|---|---|---|
| Xbox Game Bar | Aplikasi Bawaan Microsoft | Ya |
| Antivirus Trial | Aplikasi Pihak Ketiga | Ya |
| Microsoft News | Aplikasi Bawaan Microsoft | Ya |
Cara Mengidentifikasi Bloatware di Windows 11

Mengidentifikasi bloatware di Windows 11 adalah langkah penting untuk meningkatkan kinerja perangkat Anda. Bloatware dapat mempengaruhi kinerja sistem dan mengurangi efisiensi perangkat.
Ciri-Ciri Aplikasi Bloatware
Aplikasi bloatware memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat membantu Anda mengidentifikasinya. Beberapa di antaranya adalah:
- Berjalan di latar belakang tanpa izin dan mengkonsumsi sumber daya sistem.
- Meminta pembayaran untuk fitur dasar yang seharusnya gratis.
- Menampilkan iklan yang mengganggu dan mengumpulkan data pengguna untuk tujuan periklanan.
- Muncul di Task Manager dan mengkonsumsi sumber daya sistem meskipun tidak pernah digunakan.
Aplikasi yang tidak pernah Anda gunakan namun tetap muncul di menu Start kemungkinan adalah bloatware yang bisa dihapus untuk meningkatkan kinerja device Anda.
Tools untuk Mendeteksi Bloatware
Untuk membantu Anda mendeteksi bloatware, ada beberapa tools yang dapat digunakan. Beberapa di antaranya adalah:
- PC Decrapifier
- Bulk Crap Uninstaller
- Should I Remove It
Windows 11 juga memiliki fitur bawaan untuk melihat aplikasi yang menggunakan banyak sumber daya melalui Task Manager dan Settings > Apps > Startup. Dengan menggunakan tools dan fitur bawaan ini, Anda dapat mengidentifikasi dan menghapus bloatware yang tidak diinginkan.
Hapus Software Bloatware Windows 11 Aman Ini Daftar dan Caranya
Ada beberapa metode untuk menghapus bloatware dari Windows 11, mulai dari cara sederhana hingga lanjutan. Menghapus bloatware dapat membantu meningkatkan kinerja komputer Anda dan mengurangi penggunaan sumber daya sistem.
Menghapus Bloatware Melalui Menu Start
Menghapus bloatware melalui Menu Start adalah cara termudah. Cukup klik kanan pada aplikasi di menu Start dan pilih “Copot pemasangan” dari menu konteks yang muncul. Metode ini efektif untuk menghapus aplikasi yang tidak diinginkan.
Menghapus Bloatware Melalui Pengaturan
Untuk menghapus bloatware melalui Pengaturan, buka Settings > Apps > Installed Apps, cari aplikasi yang ingin dihapus, klik tiga titik di samping aplikasi tersebut, dan pilih Uninstall. Metode ini memungkinkan Anda untuk mengelola aplikasi yang terinstal di Windows 11.
| Metode Penghapusan | Langkah-Langkah |
|---|---|
| Melalui Menu Start | Klik kanan pada aplikasi di menu Start, pilih “Copot pemasangan” |
| Melalui Pengaturan | Buka Settings > Apps > Installed Apps, cari aplikasi, klik tiga titik, pilih Uninstall |
| Menggunakan PowerShell | Buka PowerShell sebagai administrator, gunakan perintah “Get-AppxPackage *namaAplikasi* | Remove-AppxPackage” |
| Menggunakan Group Policy Editor | Buka gpedit.msc, navigasi ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Cloud Content, aktifkan “Turn off cloud optimized content” |
Menghapus Bloatware Menggunakan PowerShell
PowerShell menawarkan metode lebih kuat untuk menghapus bloatware. Buka PowerShell sebagai administrator dan gunakan perintah “Get-AppxPackage *namaAplikasi* | Remove-AppxPackage” untuk menghapus aplikasi tertentu. Metode ini sangat efektif untuk menghapus aplikasi bawaan yang tidak diinginkan.
Menghapus Bloatware Menggunakan Group Policy Editor
Group Policy Editor dapat digunakan untuk mencegah instalasi bloatware di masa depan. Buka gpedit.msc, navigasi ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Cloud Content, dan aktifkan “Turn off cloud optimized content”. Metode ini membantu dalam mengelola kebijakan grup untuk Windows 11.
Setelah menghapus bloatware, pastikan untuk membersihkan sisa-sisa file dengan menghapus folder di %localAppData%Packages yang terkait dengan aplikasi yang dihapus. Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa sistem Anda tetap bersih dan optimal.
Risiko dan Pertimbangan Saat Menghapus Bloatware

Saat menghapus bloatware, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk menjaga stabilitas sistem Windows 11. Menghapus aplikasi yang tidak diinginkan bisa berisiko jika tidak dilakukan dengan benar, karena beberapa aplikasi mungkin penting untuk fungsi hardware tertentu.
Aplikasi yang Tidak Boleh Dihapus
Ada beberapa aplikasi sistem yang tidak boleh dihapus karena sangat penting untuk fungsi sistem operasi Windows 11. Contohnya termasuk Microsoft Store, Windows Security, Microsoft Edge, dan aplikasi Settings. Menghapus aplikasi-aplikasi ini bisa menyebabkan masalah pada sistem.
| Aplikasi | Fungsi |
|---|---|
| Microsoft Store | Tempat untuk mengunduh aplikasi |
| Windows Security | Keamanan sistem operasi |
| Microsoft Edge | Browser web bawaan Windows |
Cara Mengembalikan Aplikasi yang Terlanjur Dihapus
Jika Anda terlanjur menghapus aplikasi penting, Anda dapat mengembalikannya melalui Microsoft Store. Anda juga bisa menggunakan fitur Reset pada Settings > System > Recovery, atau menginstal ulang aplikasi dari situs resmi. Pastikan Anda tidak berlangganan layanan tersebut dan simpan informasi lisensi jika Anda telah membeli aplikasi tersebut.
Mencegah Bloatware Kembali Terinstal di Windows 11
Menghapus bloatware saja tidak cukup; kita harus mencegahnya kembali terinstal di Windows 11. Setelah Anda berhasil menghapus aplikasi yang tidak diinginkan, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan bloatware tidak kembali.
Menonaktifkan Fitur Rekomendasi di Start Menu
Menonaktifkan fitur rekomendasi di Start Menu adalah langkah penting untuk mengurangi jumlah ikon aplikasi yang tidak diinginkan. Untuk melakukannya, buka Settings > Personalization > Start dan matikan opsi “Show recommendations for tips, shortcuts, new apps, and more“.
Mengatur Group Policy untuk Mencegah Instalasi Otomatis
Pengaturan Group Policy dapat digunakan untuk mencegah Windows menginstal aplikasi yang tidak diminta. Buka Group Policy Editor (gpedit.msc), navigasi ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Cloud Content. Aktifkan kebijakan “Turn off cloud optimized content” untuk mencegah Windows mengunduh dan menginstal aplikasi yang disarankan secara otomatis.
| Langkah | Deskripsi |
|---|---|
| 1. Menonaktifkan Rekomendasi Start Menu | Buka Settings > Personalization > Start dan matikan “Show recommendations for tips, shortcuts, new apps, and more” |
| 2. Mengatur Group Policy | Buka Group Policy Editor, navigasi ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Cloud Content, dan aktifkan “Turn off cloud optimized content” |
| 3. Menggunakan Tools | Pertimbangkan untuk menggunakan tools seperti Ninite yang menginstal aplikasi populer tanpa bloatware tambahan |
Selain itu, saat menginstal software baru, selalu periksa dengan teliti opsi instalasi untuk menghindari bundled apps yang tidak diinginkan. Update Windows juga dapat membawa kembali beberapa bloatware, jadi periksa sistem Anda secara berkala setelah update besar dan hapus kembali aplikasi yang tidak diinginkan.
Kesimpulan
Menghapus aplikasi yang tidak diinginkan dari Windows 11 dapat secara signifikan meningkatkan kinerja komputer. Dengan mengikuti panduan dalam artikel ini, Anda dapat dengan aman mengidentifikasi dan menghapus bloatware yang tidak diperlukan.
Penting untuk diingat bahwa definisi bloatware bersifat subjektif, jadi pertimbangkan dengan hati-hati aplikasi mana yang benar-benar tidak Anda butuhkan sebelum menghapusnya. Metode penghapusan bloatware yang berbeda memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, mulai dari cara sederhana melalui menu Start hingga metode lanjutan menggunakan PowerShell.
Dengan sistem yang bebas dari unwanted apps, Anda akan menikmati pengalaman Windows yang lebih cepat, lebih responsif, dan lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. Secara berkala periksa Windows 11 Anda untuk bloatware baru, terutama setelah update sistem besar, untuk memastikan komputer Anda tetap berjalan optimal.




